Jumlah poin yang diraup Venezia dari 33 pertandingan di Serie A Italia sama dengan Empoli yang berada di bawah mereka, serta hanya selisih 10 poin dari Monza di dasar klasemen.
Jika menilik ke pra musim, Venezia meraih hasil maksimal di laga uji coba. Dari 6 laga uji pra musim 2024/2025, Jay Idzes dkk meraih 4 kali kemenangan, 1 kali kalah dan 1 hasil imbang.
Namun begitu kick off Serie A Italia 2024/2025 dimulai, Venezia seperti kebingungan. Di pekan pertama, mereka dibantai Lazio 3-1.
Di pekan kedua, Jay Idzes dkk meraih poin pertama di musim ini dengan meraih hasil imbang 0-0 melawan Fiorentina.
Pekan ketiga dan keempat, Venezia telah hasil buruk, termasuk dibantai empat gol tanpa baas oleh AC Milan.
Jay Idzes dkk sempat bangkit di pekan ke-5 dengan meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Bologna di markas sendiri.
Setelah itu, Venezia tiga kali beruntun. Pekan ke-9 dan ke-10, I Lagunari meraih 4 poin dengan menahan imbang 2-2 Monza serta menang 3-2 atas Udinese.
Kemenangan atas Udinese tak berlanjut, di pekan-pekan berikunya, Jay Idzes dkk menelan kekalahan. Namun ada harapan di pekan ke-16 saat mereka bisa menahan imbang Juventus 2-2.
Di pekan berikutnya, Venezia menang 2-1 atas Cagliari. Sayangnya kemenangan atas Cagliari pada Desember 2024 diikuti dengan puasa tiga poin hingga April 2025.
Baca Juga: Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?
Venezia baru kembali meraih kemenangan pada 12 April 2025. Melawan Monza, Jay Idzes dkk meraih kemenangan 1-0.
Akan tetapi hasil itu tak berlanjut saat mereka menghadapi Empoli pada akhir pekan lalu. Sempat unggul 2-1, Venezia harus puas dengan hasi imbang 2-2.
Kondisi ini yang membuat Jay Idzes mengaku marah dan kecewa dengan hasil imbang tersebut. Ia membayangkan jika tiga poin bisa didapat oleh Venezia.
"Sulit untuk mengomentari pertandingan itu. Karena kami mencetak dua gol dalam upaya bangkit untuk mengejar ketertinggalan," ucap Jay Idzes.
Berita Terkait
-
Pascal Struijk Tak Ada di Skuat Leeds United, ke Indonesia Urus Naturalisasi?
-
Emil Audero Hampir Pasti Debut Lawan China, Timnas Indonesia Kebobolan Berapa Gol?
-
Panggilan Mendesak! PSSI Minta Patrick Kluivert Segera ke Tanah Air, Ada Apa?
-
Serbabisa, 3 Posisi yang Bisa Ditempati Pascal Struijk di Timnas Indonesia
-
Media Italia Sanjung Kiper Timnas Indonesia: Emil Audero Menguasai Area Penalti
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026