Suara.com - Legenda Ajax Simon Tahamata beberapa waktu lalu ramai dirumorkan akan menjadi dirtek Timnas Indonesia. Sampai saat ini, kebenaran soal rumor itu masih jadi tanda tanya.
Terbaru, Simon Tamahata ungkap perasaan marah karena merasa dipermainkan. Kemarahan Simon Tahamata itu ia tujukan untuk manajemen Ajax.
Simon Tahamata tak hanya dirumorkan jadi dirtek Timnas Indonesia. Ia juga dikaitkan dengan mantan klubnya, Ajax.
Simon Tahamata disebut-sebut akan kembali melatih tim muda Ajax. Rumor itu disambut baik oleh Simon namun rupanya pihak Ajax tak pernah membicarakan itu secara konkret
Dilansir dari Voetbal International, Sabtu (3/5), Simon Tahamata dikabarkan sampai membanting pintu saat meminta kejelasan mengenai tawaran pekerjaan itu kepada manajemen Ajax.
"Mereka mempermainkan saya," kata Simon Tahamata.
Menurut laporan media Belanda itu, Simon sangat kesal dengan direktur sepak bola Ajax, Marijn Beukuer. Simon merasa Beukuer hanya memberikannya janji palsu.
"Saya marah karena mereka bilang punya kontak baik dnegan saya tapi mereka malah mengabaikan saya," tegas Simon.
"Saya tidak pantas menerima itu," ucap Simon Tahamata.
Baca Juga: Maarten Paes Bongkar Cara Sandy Walsh Ospek Pemain Baru Timnas Indonesia
Simon Tahamata lebih lanjut menegaskan bahwa ia sudah menutup pintu untuk Ajax. Menurutnya ia sudah tak lagi ingin kembali ke mantan klubnya.
"Apakah saya akan menjawab telepon jika Ajax menelepon? Mereka seharusnya melakukan itu sejak awal. Sungguh disayangkan bahwa semuanya harus berakhir seperti ini, tapi sekarang semua sudah terlambat," kata Simon Tahamata.
Kabar ini tentu makin menguatkan rumor bahwa Simon Tahamata akan merapat ke Timnas Indonesia dan menjadi dirtek.
Sebelumnya, media Belanda, Voetbalprimeur.nl menyebut bahwa Simon Tahamata saat ini sedang mempertimbangkan tiga tawaran yang masuk kepadanya.
Apakah salah satunya jadi Dirtek Timnas Indonesia? Sayangnya media Belanda itu tidak menjelaskan detail tiga tawaran yang masuk ke Simon Tahamata.
"Saat ini, Tahamata tengah mempertimbangkan tiga tawaran konkret. Tetapi kerjasama dengan Ajax menjadi pilihan utamanya,"
Berita Terkait
-
Maarten Paes Bongkar Cara Sandy Walsh Ospek Pemain Baru Timnas Indonesia
-
Kocak Banget! Sandy Walsh Suruh Maarten Paes Berperilaku Tak Biasa Saat Pertama Gabung Timnas
-
Pemain Keturunan Medan Pede Bisa Habisi Timnas China: Tidak Akan Mengecewakan Kalian
-
Masih Ingat Doan Van Hau? Bek Kasar Timnas Vietnam Ini akan Kembali Merumput Usai Lama Cedera
-
Nicholas Indra Mjosund, Pemain Keturunan Solo yang Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR