Suara.com - Harga pasaran dua penggawa Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan, melejit. Apa kenaikan nilai pasar ini berkaitan dengan performa keduanya di Liga Thailand?
Baru-baru ini, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan mendapat kabar gembira usai nilai pasar keduanya mengalami peningkatan cukup signifikan.
Tak tanggung-tanggung, nilai pasar dua bek sayap Timnas Indonesia itu mengalami peningkatan hampir Rp1 miliar, yakni sekitar 50 ribu euro atau Rp933 juta menurut kurs saat ini.
Per 2 Mei 2025 kemarin, nilai pasar Asnawi Mangkualam mengalami lonjakan sebesar 50 ribu euro, dari yang sebelumnya di angka 400 ribu euro (Rp7,4 miliar) menjadi 450 ribu euro (Rp8,3 miliar).
Di hari yang sama, nilai pasar Arhan juga mengalami lonjakan sebesar 50 ribu euro, dari yang sebelumnya di angka 200 ribu euro (Rp3,7 miliar) menjadi 250 ribu euro (Rp4,6 miliar).
Peningkatan nilai pasar dua Wingback Timnas Indonesia diyakini tak lepas dari konsistensi dan apiknya performa masing-masing bersama klubnya di Thailand.
Di musim ini, Asnawi menjadi andalan bagi klubnya, Port FC, di segala ajang dengan total 37 penampilan dan torehan 1 gol serta 4 assist.
Sementara Pratama Arhan yang baru bergabung di pertengahan musim, kerap jadi andalan Bangkok United di segala ajang, dengan mencatatkan 15 penampilan dan menyumbangkan 4 assist.
Sayangnya, apiknya performa Asnawi dan Arhan tak membuat keduanya bisa menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia saat ini.
Baca Juga: 13 Menit Debut, Marselino Ferdinan Cetak Sejarah di Liga Inggris
Kalah Saing dengan Pemain Keturunan
Meski mengalami lonjakan nilai pasar dan terbilang tampil apik serta konsisten di Thailand, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan tak serta merta jadi andalan Timnas Indonesia.
Hal ini tak lepas dari kehadiran para pemain keturunan di posisi bek kanan dan bek kiri, yang membuat Asnawi dan Arhan kalah bersaing.
Di pos bek kanan, Asnawi yang sebelumnya jadi andalan Timnas Indonesia, harus bersaing dengan Kevin Diks, Sandy Walsh, dan juga Eliano Reijnders.
Bahkan karena persaingan ketat ini, Asnawi sempat tak dipanggil oleh Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia pada Maret lalu.
Sementara di pos bek kiri, Arhan juga bernasib sama karena harus bersaing dengan tiga pemain, yakni Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, dan Dean James.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab