Suara.com - Program naturalisasi yang jadi fokus PSSI membangun Timnas Indonesia tak hanya membuat iri negara tetangga. Jepang dikabarkan ingin menjalani program naturalisasi pemain keturunan.
Sejatinya program naturalisai Timnas Indonesia sudah cukup lama dijalankan. Bahkan jika mundur jauh ke belakang di era 50-an, Timnas Indonesia sempat diperkuat pemain kelahiran Semarang berdarah Belanda, Arnold van der Vin.
Akan tetapi program ini mencapai puncaknya di era 2022 saat Erick Thohir memimpin PSSI dan Timnas Indonesia dilatih oleh Shin Tae-yong.
Naturalisasi pemain seperti Jordi Amat (Desember 2022), Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Shayne Pattynama (Juni 2023) adalah contoh pemain yang telah melewati proses naturalisasi.
Menariknya salah satu media Jepang, soccerdigestweb mengulas soal apakah tim nasional Jepang perlu untuk melakukan naturalisasi pemain keturunan.
Jepang pun pernah diperkuat pemain naturalisasi di era 90-an.
"Faktanya pemain yang dinaturalisasi memainkan peran penting bahkan selama era amatir (J-League)," ulas media Jepang itu.
"Transformasi tim seperti Indonesia dan China yang telah gunakan banyak pemain naturaliasi yang menarik banyak perhatian,"
"Indonesia yang dulunya merupakan jajahan Belanda, memilih pemain-pemain yang berkarier di sana sedangkan China menaturalisasi pemain asing yang bersinar di liga domestik,"
Baca Juga: Welcome Back Timnas Indonesia Elkan Baggott, Patrick Kluivert Lempar Kode
Di Jepang, pada era 50-an juga ada pemain keturunan Brasil yang bersinar yakni Nelson Yoshimura. Nelson berdarah Brasil dan kelahiran Sao Paulo.
Nelson yang berposisi gelandang kemudian membela Jepang pada 1970 dan catatkan 46 pertandingan dan mencetak 7 gol.
Jepang cukup banyak memiliki pemain keturunan Brasil, seperti Ruy Ramos, Wagner Lopes, Alessandro dos Santos, Marcus Tulio Tanaka, Tadanari Lee hingga Mike Havenaar.
Di tim nasional Jepang saat ini juga ada Zion Suzuki, yang notabene keturunan Ghana dan kelahiran New York, Amerika Serikat.
Menurut media Jepang, Timnas Indonesia dan China yang andalkan pemain naturalisasi bukan tidak mungkin jadi rival di kemudian hari.
"Di sisi lain, jika ada pemain datang ke Jepang dan ingin dinaturalisasi akan terhalang oleh aturan ketat FIFA,"
Berita Terkait
-
Welcome Back Timnas Indonesia Elkan Baggott, Patrick Kluivert Lempar Kode
-
Gagal Tembus Timnas, Duo Pemain Ini Justru Alami Kenaikan Market Value
-
Unek-unek Terbaru Shin Tae-yong Pasca Dipecat PSSI, Singgung Soal Kehormatan
-
Pesan Sayang Shin Tae-yong untuk Jay Idzes Cs Jelang Timnas Indonesia vs China
-
Shin Tae-yong: Saya yang Bangun Fondasi Timnas Indonesia!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat