Tahun 2014, gelar datang setelah mengalahkan Persipura Jayapura lewat adu penalti. Sedangkan musim lalu, mereka mengangkat trofi usai menundukkan Madura United dalam partai final championship series.
Namun, pada musim 2024/2025, Persib Bandung menyelesaikan dominasi mereka secara konsisten dari awal hingga akhir musim, menyelesaikan 31 pertandingan dengan mengumpulkan 64 poin.
Format penuh liga tanpa knockout ini justru menjadi bukti nyata kekuatan dan konsistensi skuad Maung Bandung selama semusim penuh.
2. Trofi Pertama yang Diangkat di Kota Bandung
Satu pencapaian unik lainnya adalah bahwa gelar musim ini menjadi trofi pertama yang resmi diangkat Persib Bandung di kandang sendiri, Kota Bandung.
Pada tiga gelar sebelumnya, perayaan juara selalu dilakukan di luar Bandung. Tahun 1995, mereka berpesta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Trofi 2014 diraih di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang. Sementara musim lalu, kemenangan final dirayakan di Gelora Bangkalan, Madura.
Kini, dengan meraih gelar lebih awal dan tanpa final, Persib berpeluang besar mengangkat trofi langsung di hadapan Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat atau GBLA—menjadikannya momen emosional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
3. Pertama Kali Sepanjang Sejarah, Persib Juara Back to Back
Baca Juga: Erick Thohir Bocorkan Calon Lawan Timnas di FIFA Matchday 2025: Ada Rival Berat!
Gelar musim ini juga mengukir sejarah baru karena untuk pertama kalinya Persib Bandung berhasil menjadi juara secara berturut-turut atau back to back champions.
Setelah menjuarai Liga 1 musim 2023/2024, mereka kembali menunjukkan dominasi pada musim 2024/2025. Performa solid sepanjang musim membuat mereka tak tergoyahkan di puncak klasemen.
Bahkan sebelum musim berakhir, selisih poin dengan pesaing utama seperti Persebaya dan Dewa United sudah tak terkejar.
Hingga pekan ke-31, Persib mengoleksi 64 poin, unggul 10 angka dari Persebaya (53 poin) yang hanya meraih satu poin di laga terakhir.
Hal ini memastikan bahwa dalam sisa tiga pertandingan, posisi puncak tetap milik Maung Bandung.
Konsistensi performa, kedalaman skuad, dan kepemimpinan pelatih Bojan Hodak menjadi fondasi keberhasilan Persib dalam mempertahankan gelar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara