Suara.com - Total hadiah yang bakal diterima Persib Bandung sebagai juara Liga 1 2024/2025 ternyata masih samar-samar. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus mengatakan angkanya masih belum pasti.
Menurut Ferry Paulus, Maung Bandung bisa menerima uang dari mulai Rp2 miliar sampai dengan Rp4 miliar. Itu semua masih tergantung hingga pekan terakhir yang dijalani Persib sampai akhir musim Liga 1.
Bukan cuma Persib, hadiah uang juga bakal diterima oleh tim-tim lain. Namun, tidak untuk klub yang finis di posisi 16, 17, dan 18 klasemen akhir Liga 1 musim ini.
“Itu kan ranking yang ada bobotnya. Dari hasil pertandingan terakhir akan kita lihat bobotnya yang diterima Persib Bandung berapa. Yang pasti range sekitar 2 sampai 4 miliar,” kata Ferry Paulus di Kantor LIB, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
“Dan ranking itu berdasarkan terus turun ke bawah sampai peringkat 15. Jadi yang peringkat 16, 17, 18 tidak terima. Tapi mereka menerima share dan rating," sambung mantan bos Persija Jakarta tersebut.
Ini merupakan gelar kedua Persib yang didapatnya secara beruntun. Musim lalu Marc Klok dan kawan-kawan juga berhasil angkat trofi dengan format kompetisi championship series.
Musim lalu Persib Bandung memenangi hadiah sebesar Rp2,5 miliar. Tentu patut dinanti musim ini berapa yang akan diterima tim kesayangan Bobotoh tersebut.
Persib Bandung memastikan gelar juara usai Persebaya hanya bermain imbang 3-3 melawan Persik Kediri di pekan ke-31 Liga 1 2024/2025. Dengan hasil imbang ini raihan 64 poin Persib Bandung di puncak klasemen sudah tidak mungkin dikejar.
Dengan Liga 1 hanya menyisakan tiga laga, poin Persib sudah tidak mungkin dikejar oleh Persebaya Surabaya dan Dewa United sebagai pesaing terdekat yang punya 54 poin.
Baca Juga: Rizky Ridho: Saya Mohon Maaf
Persib akan angkat trofi pada 24 Mei mendatang, maju sehari dari jadwal sebelumnya. PT LIB sengaja memajukan jadwalnya untuk memberikan waktu merayakan gelar juara.
“Untuk awarding akan dilakukan di pekan terakhir tanggal 24. Kita memang majukan menjadi tanggal 24 supaya ada kesempatan konvoi,” pungkasnya.
Perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara Liga 1 2024/2025 bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam. Tim asuhan pelatih asal Belanda, Bojan Hodak, tampil konsisten sejak awal musim meski sempat tertatih di beberapa pekan pertama. Kunci keberhasilan Maung Bandung musim ini adalah stabilitas performa di paruh kedua musim, serta kontribusi besar dari pemain-pemain kunci seperti David da Silva, Ciro Alves, dan Marc Klok.
Persib juga menunjukkan ketangguhan mental ketika menghadapi laga-laga krusial. Salah satu titik balik penting terjadi saat mereka membungkam Madura United di pekan ke-24 dalam laga tandang yang sulit. Kemenangan tersebut memacu kepercayaan diri skuad, yang kemudian melanjutkan tren positif hingga memastikan gelar lebih cepat.
Pertahanan solid juga menjadi salah satu faktor penting. Kombinasi duet bek tengah asing dan kiper yang tampil konsisten membuat Persib menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit musim ini. Fleksibilitas taktik Bojan Hodak terbukti mampu menyesuaikan dengan berbagai situasi pertandingan, termasuk ketika menghadapi tim-tim besar seperti Persija, Arema, maupun Borneo FC.
Tak hanya dari sisi teknis, dukungan Bobotoh sepanjang musim juga menjadi energi tambahan bagi skuad. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) nyaris selalu penuh saat Persib berlaga sebagai tuan rumah, menciptakan atmosfer intimidatif bagi lawan dan menjadi "pemain ke-12" bagi Maung Bandung.
Kini, meski gelar sudah di tangan, publik tentu menanti apakah Persib akan tampil total dalam tiga laga sisa dan menutup musim dengan elegan. Meskipun rekor poin tertinggi Bali United sulit disamai, Persib tetap punya peluang mencatatkan rekor lain, seperti jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim atau catatan tak terkalahkan terpanjang di paruh akhir kompetisi.
Gelar juara musim ini juga menjadi penebusan atas musim-musim sebelumnya yang sering diwarnai inkonsistensi dan tekanan besar. Kini, dengan skuad yang solid dan fondasi manajemen yang lebih stabil, Persib bisa menatap masa depan dengan optimisme, sekaligus menegaskan bahwa mereka telah kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air