Suara.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra melontarkan kritik tajam terhadap penggunaan VAR dan kualitas wasit.
Hal itu diungkapkan Teco, sapaan akrab sang pelatih, setelah timnya kalah 0-3 dari Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Liga 1 di Jakarta International Stadium, Sabtu (10/5/2025).
Salah satu biang keladi kekesalan Teco adalah gol Rahmat Arjuna yang tidak disahkan wasit Muhammad Tri Santoso, setelah sang pengadil melakukan tinjauan VAR.
Rahmat sempat mencetak gol setelah menerima umpan dari Irfan Jaya.
Namun wasit kemudian membatalkan gol itu setelah melihat tayangan VAR adanya pelanggaran sebelum proses terjadinya gol.
"Ini, saya tidak tahu orang bisa ada di dalam VAR buat anulir gol ini. Kita kecewa sekali. Gol ini harus benar-benar sah," ujar Teco pada jumpa pers setelah pertandingan.
"Waktu kita cetak gol bisa beda. Pasti kita punya lebih semangat," lanjutnya.
Teco menilai Liga 1 seharusnya lebih banyak menggunakan wasit asing untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan menambah keadilan.
Menurutnya, kehadiran wasit asing bisa memotivasi wasit lokal untuk bersaing dan meningkatkan standar kinerja.
Baca Juga: Lucunya Liga Indonesia: Cekik Wasit 6 Bulan, Kritik 1 Tahun
"Di sepak bola modern, ada pemain asing, ada pelatih asing. Menurut saya wasit seharusnya juga ada asing. Bisa tuntut yang lokal untuk bersaing," jelas mantan pelatih Persija itu.
"Cuma sekali kami dipimpin wasit asing, orang Malaysia. Yang lain semua wasit lokal."
Teco juga menyoroti kurangnya transparansi dalam evaluasi kinerja wasit di Liga 1. Ia menyebut, berbeda dengan pemain dan pelatih yang sering mendapat sanksi, wasit jarang menerima hukuman meski melakukan kesalahan berulang.
"Pelatih kena hukuman, pemain juga. Tapi waktu wasit salah, saya tidak lihat ada hukuman. Mereka pimpin lagi, salah lagi, pimpin lagi," kritiknya.
Sementara itu, pemain Bali United, Muhammad Rahmat, mengakui keunggulan Persija dalam pertandingan ini. Ia berharap timnya bisa bangkit dan fokus untuk memaksimalkan dua laga terakhir musim ini.
"Tidak banyak yang dapat saya katakan. Saya hanya mau bilang selamat ke Persija atas kemenangannya. Sekarang, kami akan fokus ke dua laga terakhir," ujar Rahmat.
Dalam laga itu, Persija sudah memecah kebuntuan melalui gol Gustavo Almeida, yang bermula dari serangan balik yang dibangun Ryo Matsumura.
Gelandang asal Jepang itu menggiring bola ke depan sebelum menyodorkan umpan ke sisi kiri, yang diterima Witan Sulaeman.
Tanpa ragu, Witan mengirim bola ke mulut gawang, dan Gustavo Almeida dengan sigap menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Macan Kemayoran unggul 1-0.
Pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-52, Persija menggandakan keunggulan melalui gol Witan Sulaeman.
Berawal dari kerja sama apik di sisi kanan pertahanan Bali United, bola bergulir dari Gustavo Almeida ke Maciej Gajos, lalu diteruskan ke Witan.
Pada menit ke-73, Persija kembali mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Kesalahan fatal Brandon Wilson yang melakukan operan ke belakang yang terlalu lemah dimanfaatkan oleh Gustavo Almeida.
Dengan kekalahan ini, Bali United tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 47 poin.
Serdadu Tridatu akan menjamu Madura United pada 17 Mei, sebelum menutup musim ini dengan melawat ke markas Persebaya Surabaya pada 25 Mei.
Susunan pemain:
Persija: Carlos Eduardo, Hansamu Yama, Rizky Ridho, Pablo Andrade, Firza Andika, Hanif Sjahbandi, Maciej Gajos, Ryo Matsumura, Gustavo Almeida, Dony Tri Pamungkas, Witan Sulaeman
Pelatih: Ricky Nelson
Bali United: Adilson Maringa, Kadek Agung, Jaime Xavier, Novri Setiawan, Ricky Fajrin, Kadek Arel, Irfan Jaya, Brandon Wilson, Privat Mbarga, Boris Kopitovic, Rahmat Arjuna
Pelatih: Stefano Cugurra
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Kaki Kurzawa Sudah Gatal Libas Ratchaburi
-
Persib Bertandang ke Thailand, Bojan Hodak Sebut Ratchaburi Lawan Tangguh
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
NGERI! Fisik Pemain Cape Verde, Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Bobotoh Bersuara: Away Day ke Thailand, Fans Harap Persib Bawa Pulang Kemenangan
-
Jelang Duel ACL 2: Pelatih Ratchaburi Waspadai Persib, Bojan Hodak Balas dengan Kabar Baik
-
Valuasi Inter Miami Tembus Rp23,4 Triliun, Geser LAFC dari Puncak MLS
-
Agenda Menggunung di 2026, PSSI Siapkan Strategi Khusus untuk Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!