Sekretaris Jenderal PSSI saat itu, Ratu Tisha, menegaskan bahwa federasi menghormati keputusan FIFA. Ia juga menyampaikan bahwa sepak bola seharusnya menjadi alat pemersatu, bukan pemicu konflik di tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk mengevaluasi seluruh proses dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Tisha.
Perlu Langkah Nyata: Literasi dan Edukasi Suporter
. [Suara.com/Alfian Winanto]
Rangkaian sanksi dari FIFA seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional.
PSSI dan klub-klub lokal perlu lebih serius dalam melakukan edukasi terhadap suporter mengenai pentingnya menjaga etika, sportivitas, dan sikap saling menghargai.
FIFA sendiri menekankan bahwa sepak bola harus menjadi ruang inklusif yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan, tanpa adanya diskriminasi dalam bentuk apapun. Arya Sinulingga juga mengakui bahwa langkah pembenahan harus segera dimulai.
“Kita harus mulai langkah-langkah literasi dan edukasi agar suporter lebih sadar, tertib, dan menghargai perbedaan,” jelas Arya.
Insiden-insiden ini memperlihatkan bahwa perilaku segelintir oknum suporter bisa berdampak besar pada reputasi dan masa depan sepak bola Indonesia.
Sanksi bukan hanya soal denda, tetapi juga menyangkut citra bangsa dan peluang besar yang bisa hilang di level internasional.
Baca Juga: Sanksi Berat Komdis PSSI ke Yuran Fernandes Mendunia, FIFPro Beri Tanggapan
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Dipanggil Timnas Malaysia, Luka Jordy Siap Kasih Kejutan
-
Barcelona Tak Mau Kehilangan: Ferran Torres Bakal Diikat Lebih Lama di Camp Nou
-
Proyek Gila Jose Mourinho: Mau Duetkan Mantan Penggawa Real Madrid dan Barcelona
-
Bos Sassuolo Puji Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Investasi Terbaik
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Reuni Mantan Musuh Bebuyutan, Eks Bintang Real Madrid Ini Segera Main Bareng Lionel Messi
-
Lamine Yamal Bidik Rekor Hat-trick Termuda Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Bukan Cuma Inter Miami, Dua Klub Besar AS dan Arab Saudi Juga Incar Casemiro
-
Laga Penentuan Super League: Persijap Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib