-
PSSI segera mengumumkan John Herdman sebagai kandidat kuat pelatih baru Timnas Indonesia.
-
John Herdman memiliki latar belakang hidup mandiri sejak remaja di rumah susun.
-
Dukungan setia sang istri menjadi faktor utama keberhasilan karier kepelatihan John Herdman.
Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia sedang mempersiapkan momentum spesial untuk memperkenalkan nakhoda baru Timnas Indonesia.
Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI disebut akan segera meresmikan nama John Herdman dalam waktu dekat.
Kabar mengenai merapatnya pelatih asal Inggris ini semakin kencang berembus di kalangan pencinta sepak bola tanah air.
Herdman diprediksi akan membawa perubahan besar bagi performa tim nasional Indonesia di kancah internasional mendatang.
Publik kini menantikan pernyataan resmi dari otoritas tertinggi sepak bola Indonesia mengenai kesepakatan kontrak tersebut.
John Herdman merupakan pria kelahiran Consett yang terletak di wilayah Inggris Timur Laut dengan kisah masa lalu unik.
Ia tumbuh besar di kawasan County Durham pada periode sulit ketika industri baja di wilayah tersebut sedang ambruk.
Berbeda dengan pelatih besar lainnya, Herdman memulai perjalanannya tanpa memiliki riwayat sebagai pemain sepak bola profesional.
Kondisi keluarga yang tidak stabil akibat perceraian orang tua membuat masa remajanya menjadi sangat penuh tantangan.
Baca Juga: John Herdman Calon Pelatih Timnas Indonesia Punya Pengalaman Redam Ego Bintang Rp1,1 Triliun
Ayahnya yang sering mengajaknya menyaksikan pertandingan Newcastle United di masa kecil juga harus berjuang melawan gangguan mental.
Keadaan ekonomi dan keluarga yang runtuh memaksa Herdman untuk membuat keputusan besar saat baru menginjak umur enam belas.
Ia memilih untuk menjalani hidup secara mandiri dan menetap di sebuah rumah susun seorang diri tanpa bantuan.
Masa-masa sulit tersebut membentuk karakter pribadinya menjadi sosok yang sangat tangguh dan tidak mudah menyerah pada keadaan.
“Saya harus bertanggung jawab atas hidup saya sendiri. Sejak itu, saya sadar: saya tak bisa meminta apa pun dari siapa pun. Hanya bisa maju sendiri.” dilansir dari The Sun.
Prinsip kemandirian itulah yang kemudian menjadi fondasi utama dalam setiap langkah karier profesional yang ia ambil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0