Suara.com - Selamat tinggal, Justin Hubner berikan kabar buruk jelang TC Timnas Indonesia di Bali. Bek Timnas Indonesia itu mengumumkan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak bersama klub asal Inggris, Wolverhampton Wanderers.
Kontrak pemain berdarah Belanda tersebut akan resmi berakhir pada 30 Juni 2025. Sementara pertandingan Timnas Indonesia vs China dan Jepang akan dilakukan awal Juni.
Setelah lima tahun berada di lingkungan akademi dan tim muda Wolves, Hubner akhirnya memutuskan untuk mencari tantangan baru demi perkembangan karier profesionalnya.
"Saya akan meninggalkan klub dalam waktu dekat," ujar Hubner dalam akun Instagramnya, @justinhubner5, dikutip, Jumat (16/5/2025).
Langkah Hubner meninggalkan Wolverhampton tak lepas dari minimnya kesempatan tampil bersama tim utama.
Sejak bergabung pada tahun 2020, bek tengah kelahiran Den Bosch, Belanda, ini belum pernah sekalipun mencicipi menit bermain dalam kompetisi resmi bersama skuad utama Wolves di Premier League.
Meski beberapa kali dipanggil untuk duduk di bangku cadangan, termasuk saat melawan Arsenal pada Desember 2023, peluang tampil di laga kompetitif tak kunjung datang.
Selama masa pengabdiannya di klub, Hubner banyak berkontribusi di level akademi.
Ia bermain untuk tim U-18, U-21, hingga U-23 Wolverhampton.
Baca Juga: Timnas Indonesia Akhirnya Temukan Pengganti Sepadan Kevin Diks, Siapa Dia?
Bahkan, peran kepemimpinannya cukup diakui dengan menjabat sebagai kapten di level U-21 dan U-23.
Meski begitu, peluang untuk naik kelas ke tim senior tak berjalan sesuai harapan.
Pada awal tahun 2024, Hubner sempat menjalani masa peminjaman ke klub Jepang, Cerezo Osaka.
Namun, di sana pun ia hanya tampil delapan kali dalam kurun waktu empat bulan.
Minimnya jam terbang di level senior menjadi pertimbangan besar bagi pemain yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ini untuk mencari klub baru yang bisa memberikan kepastian bermain secara reguler.
Keputusan Hubner untuk hengkang bisa jadi berkaitan erat dengan ambisinya memperkuat Timnas Indonesia secara konsisten.
Dalam waktu dekat, pemain berusia 21 tahun ini digadang-gadang akan kembali membela skuad Garuda dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial pada Juni 2025, yakni melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni, dan menghadapi Jepang di Suita City Football Stadium lima hari kemudian.
Dengan potensi besar yang dimilikinya, Hubner tentu membutuhkan klub yang bisa memberinya menit bermain reguler dan eksposur kompetisi yang kompetitif.
Hal ini menjadi penting untuk menjaga performanya agar tetap menjadi pilihan utama pelatih Shin Tae-yong di jantung pertahanan Garuda.
Secara umum, keputusan pemain bertinggi badan 187 cm ini untuk meninggalkan Wolverhampton Wanderers adalah langkah strategis yang realistis.
Banyak pemain muda lain yang juga memilih jalan serupa ketika melihat peluang bermain di tim utama semakin tipis akibat persaingan ketat.
Klub-klub dari Asia maupun Eropa yang memberi perhatian pada bakat muda Asia Tenggara berpotensi menjadi pelabuhan baru bagi Justin Hubner.
Kepergian Hubner dari Wolves juga menandai babak baru bagi karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia.
Setelah resmi menjadi WNI pada akhir 2023, Hubner langsung mencuri perhatian publik Tanah Air karena gaya bermainnya yang lugas dan kecerdasan dalam membaca permainan.
Ia telah menjadi bagian penting dalam proyek regenerasi pertahanan Timnas Indonesia, yang tengah dipersiapkan untuk bersaing di level Asia dan dunia.
Kini, publik menantikan di mana Hubner akan berlabuh setelah 30 Juni 2025.
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa sejumlah klub dari Liga Jepang, Korea Selatan, hingga Eropa Timur telah mengamati situasinya.
Terlebih, status bebas transfer yang dimilikinya akan memudahkan proses negosiasi tanpa perlu biaya besar dari klub peminat.
Sebagai catatan tambahan, langkah pemain naturalisasi seperti Hubner untuk mencari klub yang bisa memberikan kesempatan bermain lebih luas adalah langkah yang umum dilakukan demi mempertahankan tempat di tim nasional.
Timnas Indonesia sendiri kini mulai menjadi perhatian di kancah sepak bola Asia, sehingga eksistensi pemainnya di klub luar negeri menjadi semakin penting untuk citra dan prestasi jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat