- John Herdman, pelatih asal Inggris, sedang dalam tahap akhir negosiasi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.
- Ia spesialis membangun tim jangka menengah, terbukti membawa Timnas Wanita Kanada meraih perunggu Olimpiade 2012 dan 2016.
- Herdman berhasil memimpin Timnas Pria Kanada juara kualifikasi Piala Dunia 2022 serta membangun mentalitas tim kuat.
Suara.com - John Herdman selangkah lagi bakal resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia yang baru, karena sudah memasuki negosiasi tahap akhir. Lantas, seberapa hebat juru taktik asal Inggris itu?
John Herdman punya rekam jejak yang cukup bagus dalam membangun tim nasional dari nol hingga tampil di panggung dunia.
John Herdman dikenal sebagai spesialis proyek jangka menengah. Ia bukan pelatih instan, tetapi desain fondasi kuat yang mampu mengubah tim non-unggulan menjadi kompetitor serius.
sang pelatih mulai dikenal luas ketika menangani Timnas Wanita Kanada pada 2011 hingga 2018. Di tangannya, Kanada menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan.
Puncaknya terjadi pada Olimpiade 2012, saat dia membawa Kanada meraih medali perunggu. Itu merupakan prestasi pertama sepanjang sejarah sepak bola Kanada.
Pencapaian itu kembali diulangi pada Olimpiade Rio 2016. Ia juga mempersembahkan dua gelar CONCACAF Women's Championship dan membawa Kanada menduduki stabil di papan atas peringkat FIFA.
Prestasi Herdman semakin lengkap ketika dipercaya menangani Timnas Pria Kanada pada 2018. Hasilnya luar biasa. Kanada tampil sebagai juara babak kualifikasi CONCACAF Piala Dunia 2022, mengungguli Amerika Serikat dan Meksiko.
Di Piala Dunia 2022 Qatar, meski gagal lolos dari fase grup, Kanada mencatat sejarah dengan mencetak gol perdana di ajang Piala Dunia dan tampil agresif menghadapi lawan-lawan kuat.
Keunggulan utama John Herdman bukan sekadar trofi. Dia dikenal piawai membangun mentalitas pemain, karakter tim, dan budaya kerja profesional.
Baca Juga: Eks Striker Timnas Indonesia Tegaskan Pelatih Baru Wajib Beri Hasil, Bukan Sekadar Proses
Meski demikian, Herdman belum memiliki pengalaman di sepak bola Asia. Namun, justru karakter pembangun tim inilah yang dinilai cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta