Suara.com - China lawan Timnas Indonesia dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dilaporkan akan jalani uji coba dengan Argentina.
FIFA Matchday antara China vs Argentina dijadwalkan akan berlangsung pada Oktober mendatang.
Melansir dari laporan Tyc Sports, laga melawan China akan menjadi salah satu tur ke Asia tim Tango pada Oktober 2025.
Menurut media Argentina tersebut, laga uji coba ini berlangsung karena sudah ada kesepakatan komersial antara AFA dengan negara di Asia, salah satunya China.
"Dalam beberapa jam terakhir, selain mengumumkan daftar pemain untuk jalani uji coba internasional, tur baru ke China juga telah dikonfirmasi," tulis media Argentina itu seperti dilansir Suara.com, Rabu (21/5).
Namun laga uji coba melawan China ini mendapat sedikit protes dari pemain dan pelatih Argentina.
Scaloni disebut telah meminta kepada Presiden AFA, Claudio Chiqui Tapia untuk mencari lawan yang lebih ideal.
Tapia kabarnya mendengarkan protes dari Scaloni tersebut. Namun laga melawan China tetap harus dijalani karena berkaitan dengan kesepakatan komersial.
Namun sampai saat ini pihak AFA belum memberikan kepastian tanggal dan tempat laga uji coba antara China vs Argentina.
Baca Juga: Beda Timnas Indonesia dengan China di Mata Pemain Argentina: Mereka Tim yang Buruk
Sementara itu, laporan dari media China, Sohu menyebutkan bahwa pemain Argentina sebenarnya menolak jika harus jalani uji coba melawan China.
"Telah terungkap bahwa para pemain Argentina tidak ingin melawan China," tulis media tersebut.
Setelah melawan China, juara Piala Dunia itu akan melawan Korea, Jepang dan Rusia.
Masih dari sumber yang sama, pelatih Argentina, Lionel Scaloni meminta federasi sepak bola Argentina, AFA untuk mencari lawan dengan standar lebih tinggi.
"Namun pihak federasi Argentina menyebut bahwa laga melawan China sudah diatur untuk tujuan iklan dan mencari keuntungan komersial," tulis media Sohu.
Media lain menuliskan bahwa Scaloni meminta anak asuhnya melawan tim lebih kuat. Korsel, Jepang dan Rusia menurut Scaloni adalah tim yang ideal untuk Argentina, namun China diragukan.
Berita Terkait
-
Beda Timnas Indonesia dengan China di Mata Pemain Argentina: Mereka Tim yang Buruk
-
Stefano Lilipally Comeback ke Timnas dan Peluang Main di Usianya yang Senja
-
Tak Hanya Shayne Pattynama, 3 Pemain Naturalisasi Timnas yang Pilih Berkarir ke Asia
-
Garuda Calling 2025 dan Berkah bagi Timnas Indonesia di Balik Nasib Pahit Emil Audero
-
Saling Sikut, Calvin Verdonk atau Mees Hilgers Terancam Telat Gabung Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay