Brennan Johnson sempat memiliki peluang lewat sepakan keras dari sudut sempit yang diblok Onana di menit ke-13.
Spurs kembali mendapatkan peluang lewat bola mati hasil pelanggaran Mazraoui di dekat kotak penalti.
Namun tembakan Richarlison dari jarak enam yard berhasil diblok Onana.
United kemudian menbalas dan menciptakan peluang emas melalui Amad Diallo dari situasi sepak pojok.
Sayang, bola sepakan keras Diallo masih melebar tipis.
Tottenham akhirnya membuka skor pada menit ke-41.
Berawal dari umpan tarik Rodrigo Bentancur kepada Pape Matar Sarr, gelandang muda asal Senegal itu mengirim umpan silang melengkung dari sisi kiri.
Brennan Johnson melakukan gerakan tajam ke depan Luke Shaw, namun justru bola memantul ke lengan bagian atas Shaw dan bergulir masuk di antara Onana dan tiang gawang.
Skor 1-0 menutup jalannya babak pertama.
Baca Juga: Prediksi Final Liga Europa Tottenham vs Manchester United: Duel Tim Terluka
Di babak kedua, MU yang berupaya menyamakan skor mendapatkan peluang menit ke-59.
Kapten Bruno Fernandes dari tendangan bebas menit ke-59 sempat menimbulkan kemelut.
Namin kiper Vicario bisa mengamankan gawang dari kebobolan.
Setelah itu, Tottenham nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-63.
Berawa dari pergerakan Udogie menyisir sisi kiri dan menyodorkan umpan matang ke Solanke namun justru kehilangan bola.
Hojlund kemudian membalas dan nyaris mencetak gol pada menit ke-68.
Bola rebound dari penjaga gawang Vicario berhasil dia sundul, tetapi bola yang sudah tepat sasaran gagal masuk karena dihalau tendangan voli bel Micky van de Ven.
Di sisa waktu pertandingan, Manchester United terus bermain menekan. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya terus melancarkan serangan bahkan mereka nyaris mengurung lawan.
Namun, pertahanan yang solid membuat gawang Tottenham tidak juga bisa ditembus.
Dalam laga itu, MU yang tampil lebih dominan dengan penguasaan bola lebih dari 70 persen membuat tak kurang dari 16 tembakan.
Namun belasan tembakan itu tak ada yang menghasilkan gol.
Selain buruknya penyelesaian akhir, performa ciamik kiper asal Italia, Guglielmo Vicario membuat sejumlah penyelamatan penting.
Oh mirisnya nasibmu MU!.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Era Baru Timnas Italia, FIGC Tunjuk Duet Leonardo dan Paolo Maldini
-
Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Gol Jude Bellingham Diduga Bola Kena Kabel FIFA Buka Suara