Suara.com - Salah satu pilar pertahanan Timnas Indonesia, Jordi Amat, tengah menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa ia akan kembali ke Spanyol untuk melanjutkan karier profesionalnya di dunia sepak bola.
Kabar ini muncul tak lama setelah diumumkan bahwa kontraknya bersama Johor Darul Ta'zim (JDT), klub asal Malaysia, resmi berakhir pada penghujung musim 2024/2025.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari sang pemain, rumor kepindahannya langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola, khususnya di Indonesia dan Malaysia.
Sejak pertama kali bergabung dengan JDT, Jordi Amat telah menjadi sosok penting di lini pertahanan tim raksasa Malaysia tersebut.
Namun, kebersamaan keduanya harus berakhir karena manajemen klub memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Keputusan ini memicu spekulasi mengenai ke mana langkah Jordi Amat berikutnya.
Sempat beredar rumor bahwa Liga Indonesia akan menjadi destinasi berikutnya bagi pemain berdarah Spanyol ini. Nama Bali United bahkan sempat disebut-sebut menjadi klub tujuan berikutnya.
Klub yang bermarkas di Pulau Dewata tersebut dinilai cocok untuk memanfaatkan pengalaman serta kualitas Jordi dalam memperkuat lini belakang mereka.
Namun, spekulasi itu mulai goyah setelah muncul kabar yang menyebutkan bahwa Jordi justru akan pulang kampung ke Spanyol untuk melanjutkan karier sepak bolanya. Siapa yang membocorkan informasi ini?
Hal itu diungkap salah satu pegolf terkenal di Malaysia, Zafran Abdullah. Ia yang juga teman Jordi Amat, membeberkan rencana bek Timnas Indonesia itu.
Baca Juga: 2 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan China
Lewat sebuah tulisan yang diunggah pada akun Instagram pribadi, Zafran turut mengantarkan kepergian Jordi.
"Selamat tinggal kepada Jordi Amat," tulis Zafran Abdullah.
"Sungguh luar biasa memiliki Anda sebagai teman dan murid yang setia."
"Semoga yang terbaik untukmu saat kembali ke Spanyol untuk bab berikutnya dalam kariermu."
Jika benar Jordi akan berkarier di Spanyol lagi, kira-kira klub mana yang cocok ia perkuat nanti?
Klub-klub La Liga tentu cukup sulit untuk ditembus, mengingat usia Jordi yang sudah 33 tahun.
Berita Terkait
-
2 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan China
-
Perkiraan Gaji Simon Tahamata sebagai Head of Scouting di Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Putuskan untuk Hengkang, Wolves Bakal Kehilangan Permata Terbaiknya!
-
Justin Hubner Ramai Dikritik: Fokus ke Bola Dulu, Baru Mikir Janda
-
3 Pemain Top yang Jadi Pesaing Shayne Pattynama di Buriram United, Tak Jaminan Jadi Starter
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?