Suara.com - Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu tetap mengincar kemenangan saat melawan timnas Indonesia, walaupun dengan skuad muda yang dipanggilnya.
Jepang akan menjadi lawan pamungkas timnas Indonesia di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bagi tim Samurai Biru, laga melawan skuad Garuda memang tidak akan berpengaruh kepada posisi mereka di klasemen akhir grup.
Sebab, Jepang telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan status juara grup.
Anak asuh Hajime Moriyasu kini mengumpulkan 20 poin dari delapan pertandingan yang sudah dilakoni.
Poin tersebut tidak bisa dikejar oleh pesaing seperti Australia, Arab Saudi, hingga timnas Indonesia.
Dengan situasi tersebut, Hajime Moriyasu membuat langkah berani.
Juru taktik 56 tahun mencoret beberapa pemain utama dari skuad Jepang untuk melawan Australia dan timnas Indonesia pada Juni 2025.
Nama-nama seperti Kaoru Mitoma, Takumi Minamino, hingga Ritsu Doan tidak ada dalam daftar.
Baca Juga: 3 Dampak Negatif Nathan Tjoe-A-On Dipertahankan Swansea City, Buruk Juga untuk Timnas Indonesia
Nah, Hajime Moriyasu kemudian memanggil tujuh pemain debutan ke tim Samurai Biru.
Beberapa pemain yang belum mendapatkan caps internasional bersama Samurai Biru antara lain Kota Takai, Junnosuke Suzuki, Kota Tawaratsumida, Yu Hirakawa, Shunsuke Mito, Ryunosuke Sato, Koki Kumasaka, dan Kodai Sano.
Walau membawa skuad pelapis, Hajime Moriyasu mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk membuat tim jauh lebih berkembang lagi.
"Saya bersyukur bahwa kami telah mampu mengorganisasikan tim untuk berkembang lebih jauh guna menciptakan Jepang yang terkuat," ucap Hajime Moriyasi dikutip dari Sponichi.
"Pemain yang berlum berpengalaman juga telah dipilih," sambungnya.
Kesempatan ini diharapkan bisa membuat pemain-pemain debutan mendapatkan pengalaman untuk berkembang lebih baik lagi di masa mendatang.
Selain itu, Hajime Moriyasu menegaskan bahwa ia tetap mengincar kemenangan dengan menurunkan pemain yang memiliki keinginan untuk meraih tiga poin penuh.
"Saya berharap mereka akan mendapatkan pengalaman yang akan membantu mereka berkembang lebih jauh melalui kegiatan ini," kata pelatih Jepang tersebut.
"Tidak ada pertandingan tersisa untuk tim nasional. Siapa pun yang bermain, saya memilih pemain yang punya komitmen untuk meraih kemenangan," tegasnya.
Di sisi lain, laga melawan Jepang adalah pertandingan krusial bagi timnas Indonesia.
Tim asuhan Patrick Kluivert saat ini berada di posisi ke-4 klasemen Grup C round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Nah, untuk menjaga asa lolos secara otomatis ke Piala Dunia 2026 atau melaju round 4, maka timnas Indonesia harus bisa menang dalam dua pertandingan terakhir.
Timnas Indonesia pertama akan melawan China pada 5 Juni 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Laga ini diprediksi bisa dimenangkan oleh Jay Idzes dkk dengan situasi laga kandang dan melihat kualitas lawan.
Nah, pertandingan melawan Jepang kemudian menjadi krusial.
Jika timnas Indonesia bisa mengalahkan Jepang, maka kans untuk lolos otomatis terbuka lebar.
Selain itu ada juga syarat lain yang harus terpenuhi yaitu Australia dan Arab Saudi terpeleset di laga lain.
Berita Terkait
-
Jangan Takut Sama China karena Hal Ini, Patrick Kluivert Sudah Nggak Pusing Nih
-
Sudah 35 Tahun, Apa Manfaat Stefano Lilipaly untuk Timnas Indonesia?
-
Calvin Verdonk Cabut dari NEC Nijmegen Asal Syarat Ini Terpenuhi
-
Yance Sayuri Suka Cedera Mendadak Kalau Dipanggil Timnas Indonesia: Bersyukur Sama Tuhan
-
Mees Hilgers Menghilang, Calvin Verdonk Masuk Lapangan Sendirian dan Keluar Tertunduk
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?
-
Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia