Tantangan dan Risiko
Meski punya banyak kelebihan, Rodrigo Holgado bukan tanpa celah. Ia masih memiliki kekurangan dalam duel udara, penyelesaian akhir dalam tekanan, serta kemampuan menjaga bola di tengah pressing lawan.
Namun, federasi sepak bola Malaysia tampaknya siap mengambil risiko tersebut demi mendapatkan striker dengan naluri gol tinggi dan pengalaman internasional.
Langkah ini menegaskan bahwa Malaysia tidak segan menerapkan strategi agresif dalam mencari pemain berkualitas melalui jalur naturalisasi.
Holgado akan menjadi bagian dari barisan naturalisasi setelah nama-nama seperti Fergus Tierney, Paulo Josue, dan Romel Morales, yang saat ini sudah menjadi andalan di skuad utama.
Potensi Jadi Kartu As Malaysia di Asia Tenggara
Rekam jejak Holgado juga menunjukkan tren positif sejak awal kariernya. Ia pernah menjadi top skor di Liga Primera B Chile 2018, dan terus berkembang hingga menjadi salah satu striker paling menonjol di Liga Kolombia.
Jika proses naturalisasinya berjalan mulus, Holgado berpeluang melakoni debutnya bersama Harimau Malaya dalam waktu dekat.
Kehadiran Holgado berpotensi menjadi pembeda di laga-laga krusial yang akan dihadapi Malaysia, serta memperkuat rivalitas panas mereka dengan Indonesia dalam perebutan tahta Asia Tenggara.
Baca Juga: Selamat Datang Pemain Keturunan! Gelandang Fortuna Sittard Sudah Lama dilirik
Beberapa pengamat bahkan menyebutnya sebagai "versi Malaysia" dari pemain naturalisasi Indonesia seperti Rafael Struick atau Thom Haye.
Pelatih Peter Cklamovski menaruh harapan besar agar Holgado tak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjawab krisis produktivitas striker lokal dalam jangka panjang.
Jika bisa beradaptasi dengan cepat dan konsisten, Holgado bisa menjadi proyek sukses yang memberikan dampak signifikan bagi masa depan sepak bola Malaysia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Piala AFF 2026 Bakal Berubah Jadwal, Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik
-
Panggil 7 Pemain Debutan, Pelatih Jepang Tetap Incar Kalahkan Timnas Indonesia
-
Jangan Takut Sama China karena Hal Ini, Patrick Kluivert Sudah Nggak Pusing Nih
-
Sudah 35 Tahun, Apa Manfaat Stefano Lilipaly untuk Timnas Indonesia?
-
Calvin Verdonk Cabut dari NEC Nijmegen Asal Syarat Ini Terpenuhi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi