Suara.com - Timnas China dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (2/6/2025) malam nanti.
Namun, media lokal mereka justru pesimistis jelang menghadapi Timnas Indonesia pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sesuai jadwal, kedua tim bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (5/6/2025) mendatang.
Jelang laga itu media China 163.com menyoroti kondisi timnasnya untuk melawan Indonesia.
"Saat mereka bertemu dengan tim yang kuat, mereka tidak punya kekuatan untuk melawan, seperti seekor domba kecil yang bertemu dengan serigala besar yang jahat," tulis media itu dilansir Suara.com, Senin (2/6/2025).
"Ketika kita bertemu dengan tim yang lemah, meskipun pada akhirnya kita menang, proses untuk menang bukanlah hal yang mudah, bagaikan mendaki gunung dengan rintangan dan hantaman," tambahnya.
163.com juga menyoroti performa lini tengah Timnas China yang jauh dari harapan. Hal itu berdampak pada performa tim sejauh ini.
"Masalah lama masih sama: lini tengah seperti lelucon, seolah masih terjebak dalam ide lama tentang lini tengah tunggal. Lihatlah penampilan mereka di kualifikasi Piala Dunia," tulis media itu.
Sejauh ini, kondisi Timnas Indonesia yang sedang jalani pemusatan latihan alias TC di Bali cukup kondusif.
Baca Juga: Rencana Naturalisasi Pemain Keturunan Surabaya, Erick Thohir: Dia Mau Tidak?
Hal berbeda justru dialami China. Laporan media China, Sohu menyebutkan pelatih China, Branko Ivakovic tengah kebingungan.
Branko Ivankovic di detik-detik akhir melawan Timnas Indonesia masih membutuhkan satu pemain tambahan di sektor depan.
Menurut Sohu, hingga Jumat 30 Mei 2025, Ivankovic belum menemukan solusi untuk pemain di lini depan.
"China mencari penyerang darurat selama latihan di Shanghai. Branko Ivankovic sedang bersiap untuk mengubah formasi dan menggunakan penyerang kejutan," ulas media China tersebut.
China memang dalam kondisi buruk di sektor depan. Penyerang andalan mereka yang juga top skor, Wu Lei tidak bisa bergabung akibat cedera.
Sementara penyerang utama lainnya, Zhang Yuning di musim ini pada level klub tengah terpuruk. "Si pemain bahkan meminta untuk dijual," tulis Sohu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Kasus Rasisme Yakob Sayuri Kini Sampai KemenHAM
-
Fajar Fathurrahman Akui Banyak Tersenyum Bersama Persija
-
FIFA Series 2026 Punya Fakta Menarik, Ternyata Timnas Indonesia Pernah Lawan Bulgaria
-
Sindiran Halus Arne Slot Soal Kabar Xabi Alonso Segera Jadi Manajer Baru Liverpool
-
Klasemen Liga Champions: Arsenal Tak Tergoyahkan, Persaingan Sengit Tiket 16 Besar
-
BRI Super League: Persis Solo Datangkan Kadek Raditya dari Persebaya
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona: Wajib Menang Demi Tiket16Besar
-
Mengupas Kekuatan Kepulauan Solomon: Pesaing Berat Selandia Baru yang Jadi Lawan Timnas Indonesia
-
Harry Kane Terancam Catat Rekor Negatif di Liga Champions Saat Hadapi Duet Bek Inggris
-
PSG Diprediksi Jadi Tim Paling Mampu Gagalkan Kans Arsenal Juara Liga Champions