Suara.com - Satu pemain keturunan yaitu Maarten Paes masih menghilang dari skuad Timnas Indonesia. Sementara Kevin Diks dipastikan telah bergabung dengan skuad Garuda jelang laga menghadapi China dan Jepang.
Saat ini Timnas Indonesia sedang disiapkan untuk melakoni dua laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Stadion GBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Kemudian pada 10 Juni alias lima hari berikutnya Kevin Diks dan kawan-kawan akan melakoni pertandingan tandang melawan Jepang di Suita City Stadium, Osaka.
Sebanyak 32 pemain dipanggil untuk menghadapi dua laga super krusial ini, tetapi dua penggawa berhalangan datang yaitu Eliano Reijnder dan Sandy Walsh.
Eliano batal bergabung dengan skuad Merah Putih karena alasan keluarga, sementara Sandy Walsh masih dalam tahap pemulihan cedera.
Itu berarti ada 30 pemain disiapkan untuk laga melawan China dan Jepang.
Namun, sampai dengan Minggu (1/6/2025) malam, baru 29 pemain hadir, setelah Kevin Diks datang.
"Total pemain saat ini ada 29," kata manajer Timnas Indonesia, Sumardji kepada awak media di Jakarta, Minggu (1/6/2025) malam.
Baca Juga: 'Tim Kami Seperti Lelucon': Media China Pesimistis Jelang Lawan Timnas Indonesia
Itu berarti masih ada satu pemain yang belum datang, dia adalah kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Bukan tanpa alasan, Maarten Paes masih membela timnya FC Dallas dalam laga alam laga lanjutan Major League Soccer (MLS) kontra Philadelphia, Minggu (1/6/2025).
"Maarten Paes besok (Senin) akan bergabung bersama-sama sehingga total 30 pemain yang ikut persiapan menghadapi China tanggal 5 (Juni)," jelasnya.
Untuk Maarten Paes sejatinya tidak terlalu menjadi persoalan terlambat gabung dengan Timnas Indonesia karena sudah dipastikan absen melawan China.
Itu karena sang penjaga gawang mendapat hukuman akumulasi kartu, termasuk juga pemain Timnas Indonesia lainnya Marselino Ferdinan.
Paes dan Marselino baru bisa tampil saat berhadapan dengan Jepang.
Di luar absennya Paes dan Marselino Ferdinan, semua pemain Timnas Indonesia disebut Sumardji dalam kondisi yang sangat baik, dari kebugaran maupun mental.
Suasana positif yang terbangun selama TC di Bali diharapkan Sumardji jadi pertanda baik untuk Skuad Garuda.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu yakin Tim Merah Putih bisa meraih hasil terbaik di laga kontra China.
Terlebih tim besutan Patrick Kluivert ini sudah mempersiapkan tim dengan sebaik-baiknya selama TC di Bali.
"Alhamdulillah semua pemain dalam kondisi fit, cukup baik dan semuanya tidak ada yang mengeluh rasa sakit dan lain sebagainya," jelas Sumardji.
"Kemarin di Bali, TC juga cukup keras latihannya dan kita melihat para pemain bisa menjalankan itu semua dengan senang."
"Ini menandakan bahwa teman-teman, para pemain, semuanya kondisinya memang betul-betul siap untuk menghadapi pertandingan tanggal 5 (Juni) nanti," pungkasnya.
Timnas Indonesia saat ini masih tengah berjuang minimal lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga melawan China wajib dimenangkan, sambil berharap di partai lain Arab Saudi mampu mengalahkan Bahrain, dengan begitu posisi empat besar sudah bisa dipastikan.
Timnas Indonesia juga masih bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari posisi runner up Grup C dengan catatan mengalahkan China serta Jepang, namun di laga lain Australia serta Arab Saudi kalah dari lawan-lawannya.
Meski peluang tersebut terbilang berat, fokus utama saat ini tetap tertuju pada pertandingan pertama melawan China.
Laga ini dipandang sebagai kunci untuk menjaga peluang ke babak selanjutnya tetap terbuka.
Kemenangan di kandang akan menjadi modal penting sebelum menghadapi tantangan besar melawan Jepang di laga penutup.
Tim pelatih saat ini terus memaksimalkan persiapan tim dengan menekankan pada kekuatan kolektif, kedisiplinan taktik, serta peningkatan daya tahan fisik pemain.
Sesi latihan intensif selama pemusatan latihan di Bali telah menjadi bekal berharga untuk membentuk kerja sama antarpemain yang lebih solid dan pemahaman terhadap strategi permainan yang diterapkan.
China sebagai lawan pertama dianggap bukan tim yang bisa diremehkan.
Mereka memiliki kekuatan fisik dan kecepatan dalam transisi serangan.
Namun, Timnas Indonesia diyakini memiliki keunggulan dalam hal semangat juang, organisasi permainan, dan dukungan penuh dari publik tuan rumah.
Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana konsentrasi dan efektivitas penyelesaian peluang akan menjadi penentu.
Berita Terkait
-
Momen Dahsyat Laga Terakhir Kevin Diks Bersama Copenhagen, Namanya Menggema di Lapangan!
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Kroasia Kasih Petuah ke Beckham Putra
-
Timnas Indonesia Dapat Ancaman dari Luar Jelang Hadapi China, Manajer Ungkap Kondisi Ruang Ganti
-
Timnas Indonesia dan China Siapkan Senjata yang Sama
-
Jay Idzes Puji Kualitas Beckham Putra, Mau Diajak ke Venezia?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Diming-imingi Duit Banyak, Romelu Lukaku Pilih Setia dengan Napoli
-
Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib
-
Dituding Tak Hormati Lawan, Dominik Szoboszlai: Saya Akan Melakukan Hal yang Sama
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Inter Milan vs Arsenal: Misi The Gunners 7 Kemenangan Beruntun
-
Diserang Sang Anak, Giliran Eks Rekan di Manchester United Bongkar Sisi Buruk David Beckham
-
Calon Rekrutan Persib, Layvin Kurzawa: Umur 33 Tahun Dihantui Riwayat Cedera Panjang
-
Dirumorkan Rekrut Eks PSG Layvin Kurzawa, Seberapa Kaya Persib Bandung?
-
Luis Enrique Bela Brahim Diaz: Dari Panenka Gagal hingga Dibandingkan dengan Zidane
-
Layvin Kurzawa Diklaim Selangkah Lagi Gabung Persib, Tinggal Tanda Tangan Kontrak?
-
Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund: Laga Penentu Tiket 16 Besar