Suara.com - Langkah Timnas Indonesia menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akhirnya resmi terwujud. Meski tergeser dari posisi ketiga klasemen Grup C, hasil laga antara Arab Saudi melawan Bahrain menjadi kunci krusial bagi skuad Garuda.
Pada laga yang digelar Kamis malam (6/6) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB di Bahrain National Stadium, Arab Saudi berhasil menundukkan tuan rumah Bahrain dengan skor 2-0.
Kemenangan ini membawa dampak besar terhadap peta klasemen Grup C, sekaligus mengamankan posisi Timnas Indonesia di empat besar.
Gol Arab Saudi Singkirkan Bahrain, Bantu Indonesia Lolos
Arab Saudi tampil dominan dan mencetak dua gol lewat aksi Musab Al Juwair di menit ke-16 dan Abdulrahman Al Aboud di menit ke-78.
Gol pertama terjadi setelah Al Juwair menyambut umpan matang dari Salem Al Dawsari dan melepas tembakan akurat ke tengah gawang.
Sedangkan gol kedua lahir dari serangan balik cepat yang diselesaikan dengan tenang oleh Al Aboud usai menerima umpan Ali Majrashi.
Dengan tambahan tiga poin, Arab Saudi kini mengoleksi 13 poin dan naik ke peringkat ketiga, menggusur Indonesia yang turun ke posisi keempat dengan 12 poin.
Namun, posisi Indonesia tetap aman karena China dan Bahrain secara matematis tak lagi bisa mengejar.
Baca Juga: Berat-berat! Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Keduanya baru mengantongi enam poin dan maksimal hanya bisa meraih sembilan poin jika menang di laga terakhir.
Laga Lawan Jepang Jadi Penentu Momentum
Timnas Indonesia sebelumnya sukses mengamankan kemenangan penting atas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Dalam laga yang berlangsung ketat, gol semata wayang dicetak oleh penyerang naturalisasi Ole Romeny dari titik putih pada menit ke-40.
Penalti diberikan setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan oleh bek China, Yang Zexiang.
Hasil ini membuat Indonesia meraih kemenangan ketiga dan mengumpulkan total 12 poin, cukup untuk mengunci satu tiket ke fase berikutnya.
Ini menjadi pencapaian historis karena untuk pertama kalinya Tim Garuda berhasil menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia dalam sejarah sepak bola nasional.
Namun, perjuangan belum berakhir. Indonesia masih memiliki satu laga tersisa melawan tim kuat Jepang.
Meski diprediksi akan menjadi laga berat, hasil positif atas China serta kekalahan Bahrain memberi semangat dan kepercayaan diri tambahan bagi anak asuh Patrick Kluivert.
Berikut hasil pertandingan Grup C pada Kamis (6/6):
- Australia 1-0 Jepang
- Indonesia 1-0 China
- Bahrain 0-2 Arab Saudi
Berikut klasemen sementara Grup C:
- Jepang – 20 poin
- Australia – 16 poin
- Arab Saudi – 13 poin
- Indonesia – 12 poin
- China – 6 poin
- Bahrain – 6 poin
Arab Saudi masih berpeluang merebut posisi kedua dari Australia, namun mereka harus menang dengan selisih sembilan gol pada laga terakhir—a tugas yang nyaris mustahil.
Jepang sendiri sudah memastikan tempat di putaran berikutnya dengan kokohnya posisi mereka di puncak klasemen.
Menatap laga kontra Jepang, Indonesia harus menghadapi kenyataan tidak bisa diperkuat beberapa pemain inti seperti Ragnar Oratmangoen Sandy Walsh dan Eliano Reijnders akibat cedera dan urusan keluarga.
Pelatih Patrick Kluivert dipaksa melakukan rotasi dan menyiapkan opsi pengganti seperti Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.
Fokus utama tim adalah menjaga stabilitas permainan dan tampil percaya diri menghadapi tekanan Jepang.
Kluivert juga menyoroti pentingnya mentalitas bertanding. Atmosfer panas di GBK saat menghadapi China menjadi bukti kekuatan suporter Garuda.
Bahkan media asal China menyebut stadion kebanggaan Indonesia itu sebagai "kandang setan" yang memberi tekanan luar biasa kepada tim lawan.
Jika mampu menjaga momentum dan tampil solid melawan Jepang, Indonesia akan lebih siap menghadapi putaran keempat yang dijadwalkan mulai Oktober mendatang.
Potensi bertanding di negara-negara seperti Qatar atau Arab Saudi akan membawa tantangan baru, baik dari segi iklim maupun intensitas laga.
Kini, Timnas Indonesia hanya tinggal selangkah lagi menuliskan sejarah lebih besar di pentas internasional.
Pertandingan melawan Jepang bukan sekadar pelengkap, melainkan momen penting untuk membangun kekompakan dan membuktikan bahwa Garuda memang pantas bersaing di level tertinggi Asia.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Bongkar Rahasia Bisa Taklukkan China
-
Timnas Indonesia Lolos Babak Keempat, Jay Idzes: Pertarungan Sesungguhnya Dimulai
-
Ole Romeny Penalti: Ibu Saya Tidak Bisa Bernapas dengan Normal
-
Prabowo Subianto Target Timnas Indonesia Kalahkan Jepang: Siapa Tahu Beruntung
-
Disingkirkan Timnas Indonesia, Media China: Air Mata Pecah, Mimpi Kami Kandas di Jakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League