Suara.com - Timnas Indonesia akan menjalani laga penting melawan Jepang pada matchday ke-10 Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang digelar di Suita City Stadium, Osaka, pada Selasa, 10 Juni 2025 ini menjadi momentum krusial dalam upaya memperkuat posisi Indonesia di ranking FIFA, meskipun skuad Garuda telah memastikan tiket ke babak keempat.
Kemenangan menjadi target utama meskipun posisi di klasemen grup tak lagi menentukan. Namun, dari sisi peringkat dunia, hasil pertandingan ini punya pengaruh besar.
Pasalnya, poin FIFA yang diperebutkan dari laga kontra tim kuat seperti Jepang sangat signifikan, dan bisa mendongkrak posisi Indonesia secara drastis.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di urutan ke-116 dunia berdasarkan data terakhir dari situs football-ranking.
Peringkat ini diraih usai kemenangan mengejutkan atas China dengan skor tipis 1-0 pada matchday ke-9, 5 Juni 2025 lalu.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia melompat tujuh tingkat dari posisi sebelumnya di peringkat ke-123 dunia.
Lantas, bagaimana skenario perubahan ranking FIFA Timnas Indonesia tergantung pada hasil lawan Jepang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:
Jika Menang Melawan Jepang
Kemenangan atas Jepang akan menjadi pencapaian bersejarah dan juga sangat menguntungkan secara perhitungan poin FIFA.
Baca Juga: Review Novel Detektif Swasta Mami Suzuki, Detektif Perempuan Tangguh dari Kobe
Kemenangan ini diprediksi akan menambah 21,58 poin ke total poin Indonesia, yang sebelumnya berada di angka 1.157,97.
Tambahan ini akan membuat total poin Indonesia menjadi 1.179,55.
Dengan total poin tersebut, Indonesia berpeluang naik enam peringkat sekaligus ke posisi ke-110 dunia.
Pencapaian ini juga akan membuat skuad Garuda menyalip beberapa negara yang saat ini berada di atasnya, seperti Madagaskar, Kazakhstan, Mauritania, Lebanon, dan Kenya.
Jika Bermain Imbang
Hasil imbang melawan tim sekuat Jepang juga tetap memberikan dampak positif bagi ranking FIFA Indonesia.
Dalam skenario ini, skuad Garuda diproyeksikan mendapatkan tambahan 9,08 poin. Itu berarti, total poin Indonesia akan naik menjadi 1.167,05 poin.
Meski tidak setinggi poin kemenangan, hasil imbang tetap mendongkrak posisi Indonesia satu tingkat ke peringkat 115 dunia.
Ini menunjukkan betapa berharganya setiap poin dalam sistem peringkat FIFA, terutama saat menghadapi tim dengan ranking jauh lebih tinggi seperti Jepang.
Jika Kalah dari Jepang
Sebaliknya, kekalahan dari Jepang akan berdampak negatif terhadap posisi Indonesia.
Jika skenario ini terjadi, Timnas Indonesia akan kehilangan 3,42 poin dari total yang telah dikumpulkan. Akibatnya, poin Indonesia akan turun menjadi 1.154,55.
Penurunan poin tersebut bisa mengakibatkan skuad Garuda turun tiga peringkat ke posisi 119 dunia.
Tim-tim seperti Zimbabwe, Libya, dan Korea Utara kemungkinan besar akan kembali menggeser posisi Indonesia dalam klasemen.
Kenapa Ranking FIFA Penting?
Peringkat FIFA bukan sekadar angka. Peringkat ini menentukan berbagai aspek penting dalam sepakbola internasional, mulai dari pot pembagian grup dalam turnamen resmi, hingga posisi tawar dalam laga uji coba internasional.
Tim dengan peringkat lebih tinggi biasanya mendapat kesempatan menghadapi lawan yang sepadan, serta lebih mudah memperoleh dukungan sponsor dan perhatian media global.
Lebih dari itu, peningkatan peringkat FIFA juga mencerminkan pertumbuhan kualitas dan konsistensi performa sebuah tim.
Bagi Timnas Indonesia, melesat ke peringkat 110 atau bahkan 100 besar dunia merupakan impian realistis dalam jangka menengah, terutama jika terus menunjukkan performa solid di ajang resmi seperti Kualifikasi Piala Dunia.
Fokus Garuda untuk Masa Depan
Di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert, skuad Garuda terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Tidak hanya dari sisi hasil pertandingan, tetapi juga dalam aspek permainan, mental bertanding, dan kedalaman skuad. Pertandingan melawan Jepang menjadi tolok ukur seberapa besar kemajuan tim dalam menghadapi tekanan dan kualitas lawan yang lebih tinggi.
Walaupun kemenangan menjadi target, pelatih kemungkinan tetap akan memprioritaskan konsistensi taktik dan menjaga kebugaran pemain untuk menghadapi fase selanjutnya.
Namun, tidak dapat dipungkiri, tambahan poin FIFA tetap menjadi motivasi tersendiri bagi skuad Merah Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan