Penampilan cemerlangnya tersebut menarik perhatian Manchester City, yang akhirnya memboyongnya ke Etihad Stadium dengan nilai transfer sebesar 55 juta euro atau sekitar Rp1,02 triliun.
Langkah City mengamankan jasa Tijjani Reijnders merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ulang kekuatan skuad.
Musim sebelumnya menjadi masa yang mengecewakan bagi klub yang berbasis di Manchester tersebut karena mereka gagal meraih trofi utama.
Kedatangan Tijjani Reijnders diharapkan dapat membawa dinamika baru di lini tengah sekaligus menambah daya gedor dari sisi kreativitas permainan.
Sebagai informasi tambahan, keluarga Reijnders memiliki latar belakang sepak bola yang cukup kuat. Ayah mereka, Martin Reynders, juga merupakan mantan pemain profesional yang kini aktif di bidang manajemen olahraga.
Warisan dan semangat olahraga tampaknya menurun langsung ke generasi berikutnya, menjadikan Eliano dan Tijjani sebagai dua sosok muda yang kini sama-sama bersinar di panggung sepak bola internasional.
Kisah kedekatan dua bersaudara ini menjadi inspirasi banyak pihak, khususnya para pencinta sepak bola di Indonesia.
Eliano Reijnders dianggap sebagai simbol dari komitmen dan pengorbanan dalam membela Garuda, sedangkan Tijjani Reijnders tampil sebagai contoh pemain Eropa yang sukses menembus level tertinggi sepak bola dunia.
Perjalanan mereka membuktikan bahwa semangat dan dedikasi bisa melampaui batas negara dan mempererat hubungan keluarga meski di jalur profesional yang berbeda.
Baca Juga: Tijjani Reijnders Populerkan Makanan Asli Indonesia di Manchester City
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Fakta Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Muat Diisi Seluruh Warga Saint Kitts and Nevis