"Saya tak ada politik, saya ini buat sport (olahraga, sepak bola), saya mau Indonesia ke muka (terkenal di mata dunia), dan tanah Indonesia ini akan besar," tutupnya.
Dengan pengalaman panjangnya di Eropa sebagai pemain dan pelatih akademi, termasuk di Ajax, Simon Tahamata membawa standar yang tinggi dalam memilih talenta.
Ia mengungkapkan ada tiga kriteria utama yang harus dimiliki pemain muda jika ingin dilirik masuk dalam sistem pengembangan Timnas Indonesia.
1. Kemampuan Kedua Kaki Seimbang
"Saya ingin memiliki pemain yang bisa menggunakan kedua kaki..." kata Simon Tahamata.
Menurutnya, pemain yang bisa memakai kaki kanan dan kiri dengan kualitas seimbang akan lebih fleksibel dalam berbagai situasi di lapangan.
2. Teknik Individu Luar Biasa
"... teknik sangat bagus.." ujarnya lagi.
Simon menekankan bahwa kemampuan teknis harus berada di atas rata-rata. Bahkan, pemain harus tahu cara menyiasati kekurangan fisiknya dengan solusi teknis yang cerdas.
Baca Juga: Giovanni van Bronckhorst: Sepak Bola Indonesia Sedang Bangkit
"Saya kecil, tapi setelah bermain dengan orang-orang yang tinggi, saya harus pakai cara lain, harus pintar," katanya mencontohkan.
3. Mentalitas Pemenang
"Mental, harus menjadi pemenang," pungkasnya.
Mental yang kuat, terutama dalam kondisi tertinggal atau tertekan, menjadi penentu apakah seorang pemain bisa tampil konsisten dan membawa timnya menang.
Berita Terkait
-
Perintah Pertama Erick Thohir untuk Simon Tahamata: 3 Bulan ke Depan Harus Pastikan...
-
Persaingan Sengit Udinese vs Bologna Rekrut Jay Idzes: Bianconeri Siapkan Rp469 M
-
Penyerang Timnas Indonesia Diminta Jangan Terlalu Hormat ke Pemain Asing
-
Pemain Keturunan Rp 78,22 Miliar Juara! Daftar Skuad Timnas Indonesia Punya Menit Bermain Terbanyak
-
Penyerang Naturalisasi Timnas Indonesia Akhirnya ke Liga 1! Siap Bantu Tim Bersaing
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan