Suara.com - Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong benar-benar tidak disukai oleh publik dan media China.
Sebelumnya, Shin Tae-yong digadang-gadang bakal menjadi pelatih tim nasional China menggantikan posisi Branko Ivankovic.
Sebenarnya tak hanya Shin Tae-yong, setidaknya ada dua pelatih asal Korea yang dirumorkan akan jadi pelatih tim senior yakni, Seo Jung-won hingga Choi Kang-hee.
Namun publik dan media China menolak jika tim nasional senior mereka dilatih oleh pelatih asal Korea.
Dikutip dari laporan Sina Sports, Kamis (19/6), alasan penolakan bukan soal kualitas, melainkan persepsi negatif terhadap karakter pelatih Korea.
“Pelatih asal Korea memiliki kecenderungan individualisme kelompok yang tinggi. Ini tidak cocok dengan sepak bola China,” tulis media China itu seperti dikutip Suara.com
Bahkan, pernyataan itu dilengkapi dengan ungkapan keras, "Kami benar-benar tidak suka Shin Tae-yong."
Sebagai gantinya, CFA tampaknya akan mempercayakan jabatan pelatih kepala kepada Dejan Djurdjevic, pelatih asal Serbia yang sebelumnya menangani tim U-20 China.
Meski Djurdjevi gagal membawa tim muda China lolos ke Piala Dunia U-20 setelah tersingkir di perempat final Piala Asia U-20 2025, ia dinilai memahami kultur sepak bola China dan siap memimpin proyek regenerasi besar-besaran setelah kegagalan menyakitkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: 3 Alasan Timnas Indonesia U-23 Bisa Raih Hasil Positif di Piala AFF U-23 2025
China tercatat finis di peringkat kelima Grup C pada babak ketiga Kualifikasi Asia — hasil yang membuat mereka bahkan gagal melaju ke babak keempat.
Dengan hanya 3 kemenangan dari 10 pertandingan, CFA memecat pelatih Branko Ivankovi pada 14 Juni lalu dan langsung berburu sosok pengganti.
Sempat beredar rumor bahwa Roberto Mancini masuk radar CFA. Namun, negosiasi tidak berjalan mulus karena Mancini disebut hanya bersedia datang dengan gaji 1/50 dari yang ia terima di Arab.
Akhirnya, CFA memilih jalan “hemat” dengan Djurdjevic — keputusan yang dinilai realistis dan fokus pada pembinaan pemain muda.
Di mata publik Asia Tenggara, termasuk Indonesia, keputusan China menolak pelatih Korea bisa jadi bumerang.
Sebab, Shin Tae-yong justru terbukti mampu mengangkat performa Timnas Indonesia dan membawa skuad muda Merah Putih ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia — pencapaian yang belum bisa ditandingi oleh China hingga saat ini.
Berita Terkait
-
3 Alasan Timnas Indonesia U-23 Bisa Raih Hasil Positif di Piala AFF U-23 2025
-
Malaysia Gelar Audisi Massal Pemain Argentina, 37 Orang Siap Dinaturalisasi
-
Belum Lolos Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Sudah Ungguli Jerman dan Italia
-
4 Pemain Keturunan yang Tak Dipanggil Gerald Vanenburg ke Timnas Indonesia U-23
-
Miris Menit Bermain Nathan Tjoe-A-On di Swansea Lebih Singkat dari Masak Mie Instan!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia
-
Lionel Scaloni Dihadapkan Dilema Pemilihan Striker Jelang Argentina vs Austria
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan
-
Alami Gegar Otak Ringan, Quinten Timber Absen Bela Belanda Lawan Swedia
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi