Suara.com - Federasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali membuat keputusan kontroversial menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Terbaru, FC memilih Hotel Hyatt Place Kuala Lumpur, Bukit Jalil, Malaysia, sebagai lokasi drawing, 17 Juli mendatang.
Padahal, tempat drawing yang sebelumnya dijadwalkan digelar di Osaka, Jepang.
Drawing ini akan menentukan pembagian grup untuk enam negara yang tersisa dalam perburuan dua tiket otomatis terakhir ke putaran final Piala Dunia 2026.
Keenam negara tersebut adalah Arab Saudi, Qatar, Indonesia, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Enam negara di babak ini akan dibagi dalam dua grup. Dimana satu grup berisi tiga tim. Sistem pertandingan yang digunakan yakni round-robin.
Nantinya, juara grup akan mendapatkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026.
Sementara masing-masing runner-up akan bertemu untuk memperebutkan satu tiket ke babak lima atau play-off antarbenua.
Diberitakan sebelumnya, pelatih Arab saudi Herve Renard semringah lantaran bisa menjadi tuan rumah ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, karena kans untuk lolos bertambah.
Baca Juga: Tak Ada Malaysia, Media Vietnam Sebut Tiga Negara Ini yang Jadi Favorit Juara Piala AFF U-23
Tuan rumah tentu mendapat keuntungan karena bakal didukung oleh suporter sendiri ditambah tak perlu adaptasi berlebih.
Ronde keempat akan dimainkan pada 8-14 Oktober mendatang di mana AFC sudah menentukan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumahnya.
Lalu, Timnas Indonesia, Oman, Irak, dan Uni Emirat Arab akan bertindak sebagai tamu, tentu menjadi tantangan bagi mereka.
Di ronde keempat ini hanya juara grup yang dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up akan kembali bertarung di babak kelima.
Bagi tuan rumah kans tersebut tentu menjadi besar karena hanya tinggal mencari dua kemenangan buat memastikan tempat.
Meski agak kecewa karena gagal di ronde ketiga, Herve Renard senang timnya akan tampil di babak keempat sebagai tuan rumah.
"Pada akhirnya, kami tidak bisa lolos langsung (ke Piala Dunia 2026)," ujar Herve Renard dilansir dari Al Arabiya.
"Tetapi kami senang memainkan babak playoff [babak keempat] di kandang kami," lanjutnya.
Meski diuntungkan menjadi tuan rumah, Arab Saudi punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Saat berlaga di ronde ketiga mereka tidak tampil konsisten sehingga gagal lolos langsung.
Arab Saudi harus puas finis di peringkat ketiga Grup C ronde ketiga karena kalah bersaing dengan Jepang dan Australia.
Untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari ronde ketiga, tim harus finis di posisi dua besar.
"Jika kita amati secara seksama, saya ditunjuk karena hasil buruk tim di awal kualifikasi," jelasnya.
"Kami memainkan enam pertandingan, empat di antaranya laga tandang, di pertandingan terakhir (melawan Australia), kami harus mencetak lima gol."
"Tetapi pertandingan tidak berjalan sesuai yang kami harapkan," lanjutnya.
Dengan status sebagai tuan rumah, Arab Saudi dituntut tampil lebih meyakinkan dan menunjukkan bahwa mereka pantas kembali ke panggung Piala Dunia seperti pada edisi 2018 dan 2022.
Perjalanan di ronde ketiga memang penuh tantangan. Arab Saudi sempat mengawali dengan hasil positif, namun performa mereka mulai goyah di laga-laga krusial, terutama saat menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang dan Australia.
Ketidakkonsistenan dalam penyelesaian akhir serta beberapa kesalahan di lini pertahanan membuat mereka kehilangan poin penting.
Kini, fokus mereka adalah memperbaiki apa yang kurang. Herve Renard kabarnya sudah mulai memantau beberapa pemain muda yang tampil impresif di liga domestik, serta mempertimbangkan opsi untuk merombak sebagian komposisi tim.
Evaluasi menyeluruh tengah dilakukan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Sebagai salah satu negara dengan tradisi kuat di sepak bola Asia, Arab Saudi tentu tidak ingin absen dari turnamen sebesar Piala Dunia.
Dukungan penuh dari publik sendiri di babak keempat akan menjadi modal penting, tetapi itu saja tidak cukup jika tim tidak mampu bermain efektif dan disiplin.
Ronde keempat akan menjadi ujian terakhir mereka sebelum peluang untuk lolos menjadi semakin kecil di ronde kelima.
Karena itu, Arab Saudi bertekad untuk menyelesaikan tugasnya secepat mungkin dan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 tanpa drama tambahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta