Suara.com - Pemain keturunan seharga Rp4,35 miliar yaitu Ilias Alhaft resmi bergabung ke klub Thailand yaitu Bangkok United. Artinya, ia menjadi rekan Pratama Arhan.
Melalui akun media sosial resmi klub, Bangkok United mengabarkan bahwa mereka resmi merekrut Ilias Alhaft.
Pemain keturunan tersebut menegaskan bahwa ia sangat bahagia bisa gabung klub Thailand itu.
"Saya senang dengan kesempatan baru ini dan siap memberikan yang terbaik dalam setiap sesi latihan dan setiap pertandingan," ucap Ilias Alhaft.
"Saya percaya komitmen setiap orang akan membuatnya terjadi. Kita akan menciptakan sesuatu yang istimewa bersama-sama," sambungnya.
Winger berusia 28 tahun ini menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
"Terima kasih telah memberi kesempatan bagi saya untuk menjadi bagian dari keluarga ini," kata Ilias Alhaft.
"Dan saya berharap bisa melihat semua orang di lapangan dalam setiap pertandingan," tambahnya lagi.
Menariknya di Bangkok United, Ilias Alhaft akan menjadi rekan setim pemain timnas Indonesia yaitu Pratama Arhan.
Baca Juga: Jay Idzes Ditunggu Pemain Keturunan Rp486,69 Miliar Jika Gabung Aston Villa
Bek kiri timnas Indonesia tersebut lebih dulu bergabung dengan Bangkok United.
Kombinasi ini tentu akan menjadi perhatian publik Tanah Air, mengingat Ilias Alhaft sendiri telah menyatakan keterbukaannya untuk dinaturalisasi dan membela Merah Putih.
Ia pernah menyampaikan kepada media bahwa dirinya 100 persen siap bermain untuk skuad Garuda.
Ilias Alhaft diketahui memiliki darah Indonesia dari garis ibu, tepatnya sang nenek yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.
Dalam momen selebrasi promosi bersama Almere City ke Eredivisie, ia bahkan terlihat mengibarkan bendera Indonesia bersama bendera Maroko, menandakan kedekatan emosionalnya dengan negeri leluhur.
Sebagai informasi, Ilias Alhaft adalah pemain keturnan yang lahir di Rotterdam pada 23 Februari 1997.
Meskipun lahir di Belanda, Ilias Alhaft memiliki darah keturunan Maroko dan Indonesia.
Perjalanan kariernya dimulai pada 2005 saat bergabung dengan klub lokal RVVH Ridderkerk.
Tiga tahun kemudian, ia memutuskan untuk melanjutkan pengembangan kemampuannya di akademi Sparta Rotterdam.
Di sana, Alhaft menunjukkan performa menjanjikan hingga secara bertahap naik level, mulai dari tim akademi ke tim U-17, lalu U-19, hingga akhirnya tembus ke skuad utama.
Meski begitu, selama berseragam Sparta Rotterdam, ia lebih sering dimainkan di Jong Sparta yang berlaga di Eerste Divisie.
Selama memperkuat Jong Sparta, ia mencatatkan 63 penampilan dengan kontribusi 17 gol dan 14 assist, sementara di tim senior ia tampil 25 kali tanpa mencetak gol maupun assist.
Pada Januari 2019, Sparta Rotterdam melepasnya ke Almere City dengan status bebas transfer.
Di Almere City, Alhaft bertahan cukup lama yakni sekitar 3,5 tahun, di mana ia menjadi salah satu pemain penting dengan koleksi 101 penampilan serta mencetak 18 gol dan 12 assist.
Pada Agustus 2023, ia meninggalkan Almere City secara gratis untuk bergabung dengan FC Noah Yerevan di Armenia.
Selama memperkuat klub Armenia tersebut, ia bermain 34 kali dan menghasilkan 7 gol serta 8 assist.
Namun, kariernya di sana tak berlangsung lama karena FC Noah kemudian melepasnya, hingga akhirnya ia kembali ke Belanda dan bergabung dengan SC Cambuur.
Kini, Alhaft meneruskan kiprahnya di Liga Thailand setelah resmi direkrut Bangkok United dan akan bermain bersama Pratama Arhan.
Berita Terkait
-
Dirumorkan Jadi WNI, Pemain Keturunan Indonesia Ini Diincar Juara Eropa
-
Nasib Belum Pasti, Emil Audero Bisa Ikuti Jejak Asnawi dan Pratama Arhan
-
Sukses Digelar, Erick Thohir Minta Mertua Pratama Arhan Rutin Gelar Turnamen Usia Dini
-
Mertua Pratama Arhan Tantang Erick Thohir Pecat Patrick Kluivert, Kenapa?
-
Erick Thohir Mulai Ketar-ketir, Vietnam Bersiap Rekrut Pemain Keturunan
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026