Suara.com - Klub anyar Kevin Diks, Borussia Monchengladbach tengah diterpa skandal video yang menghebohkan.
Skandal ini diduga melibatkan salah satu pemain Gladbach, yang bakal menjadi rekan Kevin Diks.
Pemain Gladbach yang dimaksud ialah Florian Neuhaus. Pemain berposisi gelandang ini diduga dalam video viral itu menghina direktur olahraga Gladbach, Roland Virkus.
Pada video yang beredar viral di Tiktok, Florian Neuhaus diduga melontarkan hinaan kepada Virkus dengan menyebutnya sebagai direktur bodoh.
"Dia adalah manajer terburuk di dunia," sebut seorang pria di dalam video tersebut yang diduga diucapkan oleh Florian Neuhaus.
Dikutip dari reviersport.de, namun belum jelas apakah betul Neuhaus yang melontarkan hinaan tersebut kepada Virkus.
Akan tetapi di dalam video itu, sosok Neuhaus sempat terekam kamera dan dalam kondisi mabuk.
Neuhaus yang dalam kondisi mabuk sempat mengumpat dengan nada mengejek perihal kontrak yang ditawarkan Virkus kepadanya.
"Don Rollo memberi Florian Neuhaus satu, dua, tiga, empat juta," kata Neuhaus dengan sempoyongan.
Baca Juga: 1 Juli 2025 Kevin Diks Resmi Cetak Sejarah Timnas Indonesia!
Menurut media Jerman itu itu tak jelas kapan video tersebut dibuat, namun baru beredar viral baru-baru ini dan membuat geram pendukung Gladbach.
Roland Virkus menjabat sebagai direktur olahraga Gladbach menggantikan Max Eberl pada Februari 2022.
Virkus dalam beberapa musim terakhir mendapatkan kritik tajam perihal perekrutan pemain anyar Gladbach.
Sejauh ini di bursa transfer musim panas, Gladbach tak banyak melakukan perekrutan pemain.
Gladbach baru merekrut Jens Castrop dari FC Nuremberg dan pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dari FC Copenhagen.
Update Cedera Kevin Diks
Klub Bundesliga Borussia Monchengladbach bisa bernafas lega terkait kondisi cedera pemain anyar mereka, Kevin Diks.
Kevin Diks, yang mengalami cedera saat memperkuat Timnas Indonesia sempat membuat was-was klub Bundesliga tersebut.
Setelah sempat memunculkan kekhawatiran, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa cedera Diks tidak separah yang dikhawatirkan.
Dikutip dari laporan derwesten.de, setelah dilakukan pemeriksaan MRI, tim medis Borussia Mönchengladbach memberikan indikasi positif.
Meski masih terdapat penumpukan cairan di otot, cedera Diks diperkirakan ringan dan kemungkinan tidak memerlukan waktu pemulihan yang panjang.
Diagnosis akhir memang belum diumumkan secara resmi, namun Diks disebut bisa bergabung lebih cepat ke sesi latihan tim, yang akan dimulai secara resmi pada 6 Juli 2025.
Kevin Diks juga masih memiliki waktu istirahat tambahan usai tugas internasional bersama Indonesia.
Diks diharapkan menjadi pilar penting lini belakang Gladbach musim depan.
Pelatih dan manajemen klub percaya bahwa pengalaman dan gaya bermain agresif Diks akan memperkuat skuad “Die Fohlen” dalam menghadapi ketatnya persaingan Bundesliga.
Diks mengalami cedera saat memperkuat Indonesia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu harus ditarik keluar lebih awal karena mengalami masalah otot.
Momen ini sempat memicu kecemasan di kubu Mönchengladbach, mengingat Diks juga baru pulih dari cedera serupa pada bulan April lalu ketika masih berseragam FC Kopenhagen.
Sebelum kepindahannya secara gratis (free transfer) ke Borussia Monchengladbach, Diks sudah mengalami cedera otot cukup serius saat tampil di laga derby melawan Brondby.
Cedera tersebut membuatnya absen selama enam pekan dan baru kembali bermain di pekan terakhir Liga Denmark musim lalu, bahkan mencetak gol dalam comeback-nya.
Dengan sejarah cedera tersebut, sempat muncul kekhawatiran bahwa cedera saat membela Timnas Indonesia akan membuat Diks kembali absen panjang dan mengganggu persiapan pramusim bersama klub barunya.
Berita Terkait
-
Aston Villa Dapatkan Bek Baru, Peluang Jay Idzes Gabung Pupus?
-
Terciduk! Media Internasional Bongkar Mees Hilgers Masih Pegang Paspor Belanda?
-
Bek Liga Inggris Rp312,87 Miliar Datangi Patrick Kluivert: Saya Keturunan Indonesia
-
Kenapa Kurniawan Dwi Yulianto Tak Jadi Pelatih Striker Timnas Indonesia U-23?
-
Terpopuler Sepak Bola: Timnas Malaysia Disanksi FIFA dan Nasib Pemain Naturalisasi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan