Suara.com - Terungkap sisi lain Simon Tahamata dalam persiapan timnas Indonesia U-23 jelang Piala AFF U-23 2025.
Simon Tahamata merupakan sosok yang ditunjuk PSSI sebagai kepala pemandu bakat.
Namun, legenda Ajax Amsterdam tersebut mendapatkan tugas khusus yaitu membantu Gerald Vanenburg di timnas Indonesia U-23.
Saat ini, timnas Indonesia U-23 sedang fokus dalam pemusatan latihan atau TC yang digelar di Jakarta sejak 20 Juni 2025 lalu.
Ikut membantu skuad Garuda Muda, Simon Tahamata tidak hanya mengurus soal taktik saja.
Nyatanya kehadirannya menjadi warna baru di dalam staf kepelatihan timnas Indonesia U-23.
Meski terlihat serius, terungkap sisi lain pelatih yang punya darah Maluku tersebut.
Pasalnya dalam video viral di TikTok @scorpio14, terlihat momen hangat Simon Tahamata bersama pemain dan pelatih Garuda Muda.
Sebagai mantan bintang Ajax Amsterdam dan Standard Liège yang memiliki darah Indonesia, Simon tak hanya berperan soal taktik dan teknik, tetapi juga menjadi jembatan emosional antara pemain dan tim pelatih.
Baca Juga: Profil Abdul Rahman Daud, Striker Malaysia Sesumbar Jebol Gawang Timnas Indonesia U-23
Bernyanyi bersama menjadi contoh sederhana bagaimana suasana kekeluargaan bisa tumbuh, bahkan jauh dari sorot lampu stadion.
Bagi Simon Tahamata, ini adalah salah satu cara menyumbangkan pengalaman panjangnya di Eropa kepada generasi muda sepak bola Indonesia.
Bukan hanya mengajarkan teknik menggiring bola atau membaca permainan, tapi juga seni membangun tim sebagai satu keluarga.
Suasana hangat seperti inilah yang bisa jadi kunci Garuda Muda untuk terbang lebih tinggi di Piala AFF U-23 2025 mendatang.
Netizen yang melihat video tersebut ikut memberikan respons positif.
"Om Simon Tahamata tidaklah bisa mengorbitkan pemain muda hebat, dia juga sangat penyayang, ramah, pemain muda pasti suka sama beliau," komentar bunk***
"Salut om Simon yang mau menyampingkan politiknya demi Indonesia," tulis refi***
Sementara itu, timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A Piala AFF U-23 2025 bersama Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina.
Brunei Darussalam akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia U-23 yang pertandingannya berlangsung pada 15 Juli 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Tiga hari berselang, atau pada 18 Juli, Timnas Indonesia U-23 menjamu Filipina di tempat yang sama.
Terakhir Garuda Muda bakal melawan rival tetangga Malaysia U-23.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Diuntungkan, Malaysia Punya Masalah Jelang Bentrok
-
Kelemahan Malaysia Terbongkar Jelang Piala AFF U-23 2025
-
Kenapa Rahmad Darmawan Jadi Pelatih Tim Indonesia All Star di Piala Presiden 2025?
-
3 Pemain Bertahan yang Hobi Cetak Gol, Siap Jadi Andalan di Piala AFF U-23 2025
-
3 Pemain Timnas Indonesia Senior yang Perkuat Garuda Muda di Piala AFF U-23 2025
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?