Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto mengkonfirmasi bahwa sembilan pemain keturunan yang dipanggil mengikuti training camp (TC) di Bali menyatakan kesediaannya buat bergabung.
Pemusatan latihan yang berlangsung pada 7 Juli sampai dengan 10 Agustus mendatang disiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2025 pada November mendatang.
Pemain-pemain keturunan yang merapat adalah Feike Muller (Willem II Tilburg), Deston Hoop, Floris De Pagater (SC Telstar), Noha Pohan S (NAC Breda), dan Jona Gaelink (FC Emmen).
Kemudian ada lagi Eizar Jacob Tanjung (Sydney FC/Australia), Lionel De Troy (US Citta di Palermo/Italia), Azadin Ayoub (Elverum FC/Norwegia), dan Nicholas (Rosenborg BK/Norwegia).
Tersebar di berbagai negara, Nova Arianto memastikan kesembilan pemain tersebut bersedia bergabung dengan Timnas Indonesia U-17.
"Sejauh ini iya (hadir TC)," kata Nova Arianto saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (2/7/2025).
Meski mereka statusnya adalah pemain keturunan tidak menjamin langsung masuk ke Timnas Indonesia U-17.
Akan ada tes yang dilakukan sebelum menentukan pemain yang bersangkutan sesuai dengan filosofi permainan Nova Arianto.
"Pastinya kami mencoba beberapa opsi pemain baru dan akan kita lihat apakah mereka bisa sesuai dengan filosofi apa yang akan kita rencanakan," tutupnya.
Baca Juga: Penyerang Kelahiran Norwegia Antusias Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-17
Piala Dunia U-17 2025 berlangsung di Qatar mulai 3 hingga 27 November 2025 mendatang, diikuti 48 negara.
Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup H bersama tiga tim kuat yaitu Brasil, Honduras, dan Zambia.
Tidak mudah buat memenuhi target lolos dari fase grup sehingga dibutuhkan persiapan matang, seperti yang dilakukan Nova Arianto saat ini.
Timnas Indonesia U-17 lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2025 seusai masuk ke babak 8 besar Piala Asia U-17 2025.
Saat itu, Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan menyapu bersih tiga kemenangan melawan Korea Selatan (1-0), Yaman (4-1), dan Afghanistan (2-0).
Sayang di babak delapan besar Timnas Indonesia U-17 dikalahkan Korea Utara, yang membuat perjalanan Zabahy Gholy dan kawan-kawan terhenti.
Tag
Berita Terkait
-
Penyerang Kelahiran Norwegia Antusias Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-17
-
Akhirnya! Timnas Indonesia Punya Pemain Keturunan Baru Posisi Gelandang, Main di Liga Belanda
-
Siapa Feike Muller Latupeirissa? Bek 180 Cm yang Dipanggil TC Timnas Indonesia U-17
-
Siapa Nicholas Indra Mjosund? Pemain Keturunan Solo Dipanggil ke Timnas Indonesia U-17
-
Profil Lengkap 9 Pemain Keturunan di TC Timnas Indonesia U-17, Ada Pemain Liga Italia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi