Suara.com - Persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin memanas setelah federasi sepak bola nasional, PSSI, secara resmi memproses perpindahan kewarganegaraan Mauro Zijlstra.
Pemain muda berbakat berusia 20 tahun ini disebut-sebut bakal menjadi amunisi baru yang memperkuat skuad Garuda, khususnya di lini serang.
Kehadiran Mauro Zijlstra tentu menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi pemain-pemain lama yang sudah lebih dulu menghuni pos striker Timnas Indonesia.
Langkah naturalisasi yang diambil oleh PSSI sejalan dengan visi mereka dalam memperkuat kedalaman skuad. Terlebih lagi, Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia hingga turnamen Asia Tenggara.
Mauro Zijlstra yang saat ini memperkuat FC Volendam, dikenal sebagai striker muda yang punya naluri gol tajam dan pemahaman taktik modern ala sepak bola Eropa. Hal inilah yang membuat pelatih Patrick Kluivert tertarik untuk menambahkannya ke dalam komposisi tim.
Namun, kehadiran Zijlstra juga menimbulkan konsekuensi besar. Ada empat nama striker Timnas Indonesia yang posisinya kini terancam tergeser.
Berikut penjelasan masing-masing pemain yang bakal menghadapi persaingan ketat demi mempertahankan tempatnya di skuad utama.
Ragnar Oratmangoen, Harus Siap Digeser ke Bangku Cadangan
Pemain naturalisasi lainnya, Ragnar Oratmangoen, juga masuk dalam daftar pemain yang harus siap bersaing keras. Berposisi sebagai penyerang tengah, pemain keturunan Rp 11,4 Miliar ini sebelumnya menjadi pilihan utama. Namun dengan Zijlstra yang kemungkinan besar diplot sebagai striker utama, posisi Oratmangoen rawan tergeser.
Baca Juga: Andre Rosiade Kesal Liat Kelakuan Patrick Kluivert: Kayak Pelatih Tarkam
Untuk menyiasati persaingan ini, ia harus menunjukkan fleksibilitas permainannya, mungkin dengan bergeser ke posisi second striker atau winger, tergantung kebutuhan tim.
Ramadhan Sananta, Striker Muda yang Harus Bangkit
Nama pertama yang posisinya terancam adalah Ramadhan Sananta. Pemain berusia 22 tahun ini sebelumnya dipercaya sebagai tumpuan lini depan, namun penampilannya dinilai belum konsisten.
Meskipun sempat mencetak gol penting dalam kemenangan Indonesia atas Vietnam, kontribusinya secara keseluruhan masih dianggap belum stabil.
Kini, Sananta tengah menjalani tantangan baru bersama DPMM FC di Liga Super Malaysia. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi dirinya untuk meningkatkan performa dan membuktikan layak bersaing di level internasional.
Septian Bagaskara, Harus Pulih dan Tampil Maksimal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano