Jebolan PSIS Semarang ini sudah membukukan sekitar 50 penampilan internasional di berbagai kompetisi resmi. Mayoritas caps tersebut diraih saat Shin Tae-yong masih memegang kendali Timnas Indonesia.
Namun situasi berubah setelah Shin Tae-yong resmi diberhentikan.
Di bawah kepemimpinan pelatih baru, Patrick Kluivert, Pratama Arhan belum lagi mendapat panggilan ke skuad Garuda.
Hal ini tercermin dari empat laga internasional Indonesia pada Maret dan Juni 2025, di mana nama Arhan tidak masuk dalam daftar pemain.
Ketidakhadiran Arhan dinilai sebagai hal yang wajar mengingat persaingan di posisi bek kiri saat ini cukup ketat.
Terdapat beberapa pemain diaspora yang tampil impresif dan menjadi pilihan utama Patrick Kluivert.
Tiga nama yang menonjol di posisi tersebut adalah Calvin Verdonk, Dean James, dan Shayne Pattynama, yang tampil solid dalam beberapa laga terakhir Timnas Indonesia.
Polemik mengenai dugaan nepotisme ini memang bukan hal baru dalam dunia olahraga, termasuk sepak bola.
Tidak jarang keluarga pejabat publik dikaitkan dengan karier atlet tertentu, meskipun tidak ada bukti kuat yang mendukung tudingan tersebut.
Baca Juga: Andre Rosiade Mau Bareskrim Periksa Shin Tae-yong Buntut Tuduhan Pratama Arhan Pemain Titipan
Oleh karena itu, Andre Rosiade merasa perlu untuk membawa kasus ini ke jalur hukum demi menjaga nama baik keluarga dan dunia sepak bola nasional.
Lebih jauh, kasus ini menjadi pengingat bagi publik untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika pemanggilan pemain di Timnas Indonesia.
Seleksi pemain sejatinya adalah wewenang pelatih dan federasi sepak bola, bukan pihak eksternal yang tidak terkait langsung dengan aspek teknis tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy