Namun, kehilangan Ole Romeny tentu menjadi pukulan berat bagi tim asuhan pelatih asal Inggris tersebut.
Mengingat Romeny merupakan salah satu pemain kunci yang diharapkan bisa terus tampil impresif dalam ajang pramusim bergengsi ini.
Piala Presiden 2025 sendiri menjadi ajang uji coba internasional yang melibatkan beberapa tim luar negeri seperti Oxford United.
Kehadiran klub asal Inggris itu diharapkan bisa memberikan atmosfer kompetisi yang lebih berkelas bagi klub-klub Indonesia, termasuk Arema FC yang menjadi salah satu peserta reguler turnamen ini.
Di sisi lain, insiden cedera seperti yang dialami Romeny menjadi peringatan penting mengenai ketatnya tensi laga yang melibatkan tim-tim dari negara berbeda.
Tekel keras yang terjadi tentu menjadi evaluasi bagi seluruh pemain untuk menjaga sportivitas dan keselamatan di lapangan, mengingat turnamen pramusim semestinya menjadi wadah pemanasan, bukan ajang cedera serius.
Arema FC sendiri di pertandingan tersebut tampak kewalahan menghadapi permainan cepat Oxford United.
Terlebih setelah kebobolan dua gol dalam waktu singkat, tekanan mental dan fisik membuat permainan Singo Edan tidak berkembang seperti biasanya.
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari tim medis Oxford United terkait seberapa serius cedera yang dialami Romeny.
Baca Juga: Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia Sekarang?
Namun, absennya pemain tersebut di sisa pertandingan Piala Presiden tentu menjadi kekhawatiran tersendiri.
Pasalnya, Oxford United masih memiliki beberapa pertandingan penting dalam fase grup yang menentukan langkah mereka ke babak berikutnya.
Turnamen Piala Presiden yang rutin digelar setiap tahun memang menjadi ajang pemanasan bagi klub-klub Liga 1 Indonesia.
Namun pada edisi 2025 ini, penyelenggara membuka pintu bagi tim asing untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
Oxford United menjadi salah satu klub undangan yang dinilai mampu memberikan tantangan berbeda bagi para pemain lokal Indonesia.
Kehadiran pemain seperti Ole Romeny yang juga memperkuat Timnas Indonesia semakin menambah daya tarik turnamen ini.
Sayangnya, insiden cedera yang menimpanya membuat para pendukung Oxford dan pecinta sepak bola Indonesia merasa prihatin.
Cedera engkel kanan seperti yang dialami Romeny dikenal cukup riskan dan memerlukan pemulihan dalam jangka waktu yang tidak singkat, tergantung pada tingkat keparahannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi