Suara.com - Berikut calon lawan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah resmi masuk Pot 3 dalam drawing yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 17 Juli mendatang.
Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Jumat (11/7/2025), penentuan pot ini didasarkan pada peringkat FIFA terbaru, di mana Timnas Indonesia kini menempati posisi 118 dunia.
Dengan posisi ini, skuad Garuda dipastikan tidak akan satu grup dengan Oman, yang juga berada di Pot 3.
Undian yang akan digelar di markas AFC, Kuala Lumpur, Malaysia pukul 14.00 WIB ini akan membagi enam negara tersisa ke dalam dua grup.
Masing-masing grup akan diisi oleh satu tim dari Pot 1, satu tim dari Pot 2, dan satu tim dari Pot 3, membuka berbagai skenario grup neraka bagi Timnas Indonesia.
Melihat pembagian pot, potensi lawan Timnas Indonesia dari Pot 1 adalah dua raksasa Asia, yakni Qatar dan Arab Saudi.
Keduanya merupakan tuan rumah untuk masing-masing grup di babak ini dan dipastikan tidak akan berada dalam satu grup yang sama.
Artinya, Indonesia berpeluang kembali bertemu Arab Saudi. Skenario ini bisa membangkitkan optimisme, mengingat rekor tak terkalahkan skuad Garuda di Ronde Ketiga, di mana mereka menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah dan menang heroik 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Jika tidak bertemu Arab Saudi, lawan dari Pot 1 adalah Qatar. Sang juara bertahan Piala Asia 2023 ini tentu menjadi ancaman serius dengan statusnya sebagai salah satu kekuatan dominan di benua kuning.
Baca Juga: Sikap Profesional di Balik Cedera Ole Romeny di Piala Presiden 2025
Sementara itu, dari Pot 2, calon lawan Timnas Indonesia adalah Irak atau Uni Emirat Arab.
Pertemuan dengan Irak akan menjadi laga ulangan dari Ronde Kedua, di mana Indonesia harus mengakui keunggulan mereka dalam dua pertemuan dengan skor 1-5 dan 0-2.
Laga melawan Irak bisa menjadi ajang pembuktian dan balas dendam bagi skuad Garuda yang kini telah jauh lebih berkembang.
Sedangkan Uni Emirat Arab juga bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, mengingat peringkat mereka yang jauh di atas Indonesia.
Putaran keempat ini akan menggunakan format kompetisi penuh di satu tempat terpusat (centralized venue) yang akan digelar pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025. Setiap tim akan memainkan dua pertandingan krusial.
Setiap laga di fase ini begitu penting dan krusial untuk dimenangkan. Pasanya, hanya juara dari masing-masing grup yang akan mendapatkan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Ini adalah jalur tercepat bagi Timnas Indonesia untuk mengukir sejarah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
PSG Siap Tebus Julian Alvarez Rp2,2 Triliun dari Atletico Madrid
-
Dihina Ultras PSG, Samir Nasri Pilih Mundur dari Tugas Pandit Final Liga Champions
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Pujian Vinicius untuk Lamine Yamal: Dia Bisa Menangkan Piala Dunia Sendirian
-
Harga Tak Cocok, Sergio Ramos Batal Akuisisi Sevilla
-
Skuad Final Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, Jeremie Frimpong Dicoret