Suara.com - Kevin Diks, pemain serbabisa andalan Timnas Indonesia, tengah menjalani babak baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan klub Bundesliga Jerman, Borussia Monchengladbach, per Juli 2025, usai empat musim bersinar di FC Copenhagen.
Dengan kontrak yang mengikat hingga Juni 2030, pemain berusia 28 tahun ini langsung beradaptasi dan ikut serta dalam sesi latihan Die Fohlen, julukan Monchengladbach, meski sempat mengalami cedera otot ringan.
Dalam wawancara dengan media Jerman Bild, Kevin mengaku terkesan dengan sambutan hangat dari pelatih, staf, dan rekan-rekan barunya, bahkan menyebut suasana di klub terasa seperti keluarga sejak hari pertama.
Sambutan hangat itu bahkan membuatnya tak lagi kangen dengan tempatnya berkarier sebelumnya yakni Copenhagen ataupun negara asalnya, Indonesia.
Sebagai informasi, jarak antara Jerman ke Jakarta, Indonesia adalah sekitar 10.000 km sebagaimana menyitat data Distance Calculator.
“Saya baru berada di sini tapi rasanya memang seperti di rumah sendiri. Mereka menyambut saya dengan hangat di sini,” ucap Diks.
Ia menyatakan komitmennya untuk memahami proses klub dan memberikan segalanya di lapangan demi membantu tim meraih kesuksesan di Bundesliga musim 2025/2026.
Kehadiran Diks akan memperkuat skuad Monchengladbach yang musim ini bersiap menghadapi persaingan sengit menghadapi tim-tim raksasa seperti Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan Bayer Leverkusen.
Sebelum merapat ke Bundesliga, Kevin telah mengumpulkan pengalaman di sejumlah klub top Eropa seperti Vitesse, Fiorentina, Feyenoord, Aarhus, dan menjadi pemain kunci di FC Copenhagen.
Baca Juga: Profil Watford, Klub Liga Inggris Kasta Ke-2 yang Minat dengan Thom Haye
Di sana, ia mencatatkan 170 laga, mencetak 22 gol dan 20 assist, serta mempersembahkan tiga gelar Liga Denmark dan satu Piala Liga.
Total dalam karier profesionalnya, Kevin sudah mengoleksi 365 pertandingan, 37 gol, dan 32 assist di berbagai kompetisi.
Ia pun menyebut Monchengladbach sebagai langkah besar dalam kariernya, dengan tingkat kompetisi lebih ketat dan tantangan baru yang memotivasi dirinya untuk berkembang lebih jauh.
Momen debut Kevin kemungkinan terjadi dalam tur pramusim menghadapi FC Erzgebirge Aue (18 Juli), Metalist Kharkiv (22 Juli), Nurnberg (26 Juli), Valencia (3 Agustus), dan Brentford (9 Agustus).
Borussia Monchengladbach juga akan memulai laga resmi di ajang DFB Pokal melawan Atlas Delmenhorst pada 17 Agustus 2025.
Kemudian Bundesliga musim baru akan dimulai pada 23 Agustus 2025 saat mereka menjamu Hamburg SV di Borussia-Park.
Laga ini akan menjadi ajang pembuktian pertama Kevin Diks di hadapan pendukung Die Fohlen.
Publik Indonesia juga menantikan kiprahnya agar bisa semakin mengangkat nama pemain diaspora di Eropa.
Dengan kondisi kebugaran yang mulai pulih dan atmosfer tim yang positif, Kevin Diks siap membuka lembaran sukses barunya di tanah Jerman.
Borussia Monchengladbach jelas menjadi tantangan yang lebih besar, tetapi juga peluang emas dalam perjalanan kariernya.
Jika mampu tampil konsisten, Kevin bisa menjadi bagian penting dari revolusi baru klub Bundesliga tersebut.
Kini sorotan tertuju pada langkah awalnya dalam mengenakan jersey hitam-putih kebanggaan Gladbach di musim penuh harapan ini.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?