Suara.com - Jelang duel krusial menghadapi Timnas Indonesia U-23 dalam laga pamungkas Grup A Piala AFF U-23, pelatih Malaysia, Nafuzi Zain, menegaskan timnya siap secara mental dan fisik untuk menghadapi laga hidup mati.
Timnas Indonesia berada di atas angin usai kemenangan penting atas Filipina dan Brunei.
Sementara Malaysia U-23 wajib menang dengan margin minimal tiga gol tanpa kebobolan agar bisa melaju otomatis ke babak semifinal.
“Kita tahu suporter Indonesia luar biasa, sangat fanatik,” kata Nafuzi, mantan pelatih Terengganu FC dan Kedah Darul Aman FC seperti dikutip dari Harian Metro.
“Pemain saya harus benar-benar siap secara mental dan fisik. Yang penting kita bermain dengan keyakinan penuh, meskipun harus menghadapi tekanan dari puluhan ribu pendukung tuan rumah. Fokus dan tidak terpancing provokasi adalah kunci,” lanjutnya.
Malaysia U-23 saat ini mengumpulkan tiga poin dari dua laga, usai kalah 0-2 dari Filipina dan menang telak 7-1 atas Brunei. Untuk menjadi juara grup dan melaju otomatis ke semifinal, Malaysia harus menang minimal 3-0 atas Timnas U-23.
Jika hanya menang 2-0 atau 1-0, peluang Malaysia untuk melaju ke babak empat besar sangat kecil karena kalah selisih gol.
“Indonesia adalah calon juara, saya katakan itu dari awal. Tapi dalam sepak bola, semuanya mungkin. Kami tidak akan mundur dan akan berjuang habis-habisan,” ucap Nafuzi penuh keyakinan.
Nafuzi menegaskan, timnya akan mencoba mengendalikan permainan dan memanfaatkan peluang sekecil apapun.
Baca Juga: Pemain Terbaik Liga 2: Saya Siap Gantikan Ole Romeny!
“Kami harus benar-benar siap menghadapi Indonesia yang begitu baik, kuat, dan terorganisasi. Tapi saya percaya, kalau kami main sesuai rencana dan disiplin, kami punya peluang,” tutupnya.
Sementara itu, pelatih timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg menegaskan pentingnya kontribusi seluruh pemain dalam skuad asuhannya, menyusul kemenangan 1-0 atas Filipina.
Pada pertandingan ini, ia baru memasukkan penyerang tersubur timnas Indonesia U-23, Jens Raven, sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Pada laga sebelumnya melawan Brunei Darussalam, Jens menyumbang enam gol ketika Garuda Muda menang besar 8-0.
“Kami punya 23 pemain, dan semuanya harus siap. Hari ini bukan hanya soal Hokky (Caraka) atau Jens, tapi juga Brandon (Scheunemann), (Muhammad) Ferarri, (Rayhan) Hannan, Toni (Firmansyah), dan (Rahmat) Arjuna. Semua berperan sesuai kebutuhan tim,” ujar Vanenburg dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pelatih asal Belanda itu juga menjawab kritik soal ketajaman lini depan, menyusul minimnya gol dari penyerang dalam laga kontra Filipina. Gol semata wayang di laga ini didapat dari gol bunuh diri pemain Filipina, Jaime Rosquillo.
Menurutnya, banyaknya peluang yang tercipta menunjukkan bahwa tim tidak kekurangan produktivitas, hanya memang belum cukup tajam di depan gawang.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Terbaik Liga 2: Saya Siap Gantikan Ole Romeny!
-
Terungkap! Erika Carlina Pernah Ucap Ini Soal Arthur Irawan Eks Persik
-
Piala AFF U-23: Gerald Vanenburg Singgung Dukungan untuk Timnas Indonesia
-
Tolak Timnas Indonesia, Malaysia Pilih Hadapi Negara Ranking 159 FIFA
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia, Garuda Muda Susah Menang
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
Timnas Putri Indonesia Alami Penurunan Ranking FIFA
-
PSIM Yogyakarta Ingin Tumbangkan Persija, Ze Valente Siap Mengamuk
-
Kata-kata Pelatih Chelsea Usai Klubnya Dihajar Telak Brighton and Hove Albion
-
Usai Sedekade Juara Premier League, Leicester City Kini Degradasi ke Kasta Tiga Liga Inggris
-
11 Laga Cuma 1 Menang, PSIM di Ujung Tanduk Jelang Duel Lawan Persija Sore Ini
-
Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton
-
Rodri Dipastikan Absen saat Melawan Burnley
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI