Demi menit bermain yang lebih menjanjikan, ia mengambil langkah mencoba klub lain.
Namun peluang di Denmark bersama Lyngby Boldklub pun tidak membuahkan hasil.
Meski sempat menjalani tes medis dengan lancar, Tjoe-A-On tetap gagal mendapatkan kontrak permanen dari klub tersebut.
Meski sempat gagal di dua klub berbeda, perjalanan karier Nathan Tjoe-A-On masih terbuka lebar.
Usianya yang masih muda memberikan banyak kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kualitasnya sebagai pemain profesional di level kompetitif Eropa.
Willem II yang kini berlaga di kasta kedua Liga Belanda memberikan panggung baru untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bek sayap andalan.
Bergabung dengan tim yang memiliki ambisi promosi, Tjoe-A-On bisa jadi bagian penting dari perjuangan tersebut.
Target Menjadi Pilar Tim dan Kembali ke Eredivisie
Dengan latar belakang bermain di Inggris dan pengalaman bersama tim nasional Indonesia, Tjoe-A-On diharapkan menjadi pilar penting di lini belakang Willem II.
Apabila mampu tampil konsisten, peluang untuk membawa tim kembali ke Eredivisie sangat terbuka.
Baca Juga: Banyak Catatan! Ini Statistik Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia
Saat ini, Willem II memang sedang membenahi skuadnya demi mencapai target promosi.
Bergabungnya pemain muda seperti Nathan diyakini bisa membawa energi segar di tim utama musim depan.
Bagi Nathan, kembali ke sepak bola Belanda adalah keputusan strategis. Ia lebih memahami sistem permainan, atmosfer kompetisi, serta gaya bermain yang diterapkan di liga lokal.
Hal ini bisa membantu proses adaptasi berjalan lebih cepat.
Apalagi ia tidak lagi dalam status uji coba, melainkan pemain resmi yang disiapkan untuk menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Willem II.
Laga Kontra Sparta Rotterdam Akan Jadi Ujian Awal
Pertandingan melawan Sparta Rotterdam di akhir pekan nanti akan menjadi momen pertama Nathan tampil dengan seragam Willem II.
Laga ini tidak hanya jadi ajang uji coba biasa, tapi juga jadi evaluasi awal dari performa para pemain baru, termasuk dirinya.
Jika tampil baik, kepercayaan pelatih terhadapnya bisa meningkat sejak awal musim, membuka peluangnya tampil reguler di setiap pekan kompetisi Eerste Divisie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro