Suara.com - Manchester City dikabarkan siap mengguncang bursa transfer musim panas 2025/2026. City dikabarkan ingin memanggil pulang Cole Palmer dari Chelsea.
Menurut laporan dari media Spanyol Fichajes, juara bertahan Premier League tersebut tengah menyiapkan tawaran mengejutkan senilai £147 juta atau setara hampir Rp2,9 triliun, demi membawa pulang Palmer ke Etihad Stadium.
Jika terwujud, ini akan menjadi rekor transfer tertinggi untuk pemain homegrown (lulusan akademi sendiri) dalam sejarah Premier League.
Cole Palmer, 22 tahun, meninggalkan Manchester City pada musim panas 2023 dan bergabung dengan Chelsea dengan mahar £47 juta.
Namun di bawah seragam The Blues, Palmer justru tumbuh menjadi pemain kunci. Penampilannya yang luar biasa, termasuk saat final Piala Dunia Antarklub, menjadikannya pusat proyek masa depan Chelsea.
Chelsea bahkan telah mengikat Palmer dengan kontrak jangka panjang hingga tahun 2033, sebagai simbol komitmen mereka terhadap sang bintang.
Pelatih baru Enzo Maresca juga sangat bergantung pada peran Palmer di skuadnya dan enggan melepasnya.
Meski sudah melepasnya, Pep Guardiola rupanya belum bisa move on dari bakat Palmer.
Sang pelatih asal Spanyol disebut terus memantau perkembangan mantan anak asuhnya dan kini mendorong manajemen Manchester City untuk melakukan langkah besar agar bisa reuni dengan Palmer di Etihad.
Baca Juga: Here We Go! Viktor Gyokeres Dikontrak Arsenal 5 Tahun
Kembalinya Palmer diyakini dapat memperkuat lini serang The Citizens yang musim ini mulai kehilangan ketajaman usai kepergian beberapa pemain senior.
Guardiola dikenal senang dengan pemain yang memahami filosofi permainannya, dan Palmer—produk akademi City—tentu memenuhi syarat itu.
Dengan tawaran super besar dari City, Chelsea kini dihadapkan pada dilema besar, apakah mereka akan melepas sang bintang demi dana segar, atau bertahan dengan rencana jangka panjang membangun tim dengan Palmer sebagai porosnya?
Jika dijual, Chelsea bisa menggunakan dana £147 juta untuk membenahi sektor lain.
Tapi kehilangan Palmer jelas bukan keputusan ringan, apalagi mengingat betapa cepatnya dia menjadi simbol harapan fans Stamford Bridge.
Berita Terkait
-
Here We Go! Viktor Gyokeres Dikontrak Arsenal 5 Tahun
-
Arsenal Batal Rekrut Viktor Gyokeres? Manchester United Siap Tampung
-
Rekrut Bryan Mbeumo, Jadi Akhir Masa Kelam Manchester United?
-
Pemain Keturunan Indonesia, Pascal Struijk: Yok Gas Yok!
-
Xavi Simons Siap Gabung Chelsea, Nilai Transfer Capai Rp1,1 Triliun dan Jadi Target Utama Maresca
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi