Suara.com - Babak semifinal Piala AFF U-23 2025 tidak hanya menjadi ajang adu taktik, tetapi juga panggung bagi para pemain dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara.
Menariknya, meskipun Timnas U-23 Indonesia menyandang status sebagai tim dengan nilai skuad termahal, gelar pemain paling berharga di turnamen ini justru jatuh ke tangan gelandang andalan Vietnam, Khuat Van Khang.
Berdasarkan data dari situs spesialisasi nilai pasar pemain Transfermarkt, skuad Garuda Muda asuhan Gerald Vanenburg menjadi yang paling mewah dengan total nilai pasar mencapai 3,15 juta euro (sekitar Rp60,4 miliar).
Angka ini mengungguli dua rival beratnya, Vietnam (2,3 juta euro) dan Thailand (1,83 juta euro).
Di dalam skuad Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ferarri dan Arkhan Fikri menjadi dua pemain dengan valuasi tertinggi, masing-masing dibanderol seharga 275.000 euro (sekitar Rp5,3 miliar).
Namun, angka tersebut ternyata masih berada di bawah nilai pasar kapten Timnas Vietnam U-23, Khuat Van Khang, yang kokoh di puncak sebagai pemain paling bernilai dengan harga mencapai 300.000 euro.
Kualitas Van Khang memang tidak perlu diragukan lagi.
Selain menjadi bintang di level U-23, pemain berusia 22 tahun ini bahkan sudah menjadi andalan di timnas senior The Golden Star Warriors.
Kekuatan Vietnam tidak hanya bertumpu padanya karena mereka juga memiliki Nguyen Dinh Bac (275.000 euro) dan Nguyen Thai Son (250.000 euro) yang juga kerap dipanggil ke timnas senior.
Baca Juga: Timnas U-23 vs Thailand: Duel Otak Gerald Vanenburg vs Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sebagai perbandingan, semifinalis lainnya memiliki nilai skuad yang lebih rendah.
Tidak ada satu pun pemain dalam skuad Thailand yang harga pasarnya melebihi 200.000 euro.
Sementara itu, Filipina, yang juga lolos ke semifinal, memiliki total nilai skuad 1,09 juta euro tanpa ada pemain yang menembus angka 125.000 euro.
Dengan komposisi ini, jika Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam sama-sama melaju ke final, partai puncak akan menjadi pertarungan ideal antara dua tim dengan skuad termahal di turnamen.
Vietnam akan lebih dulu melakoni laga semifinal melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (25/7/2025) pukul 16.00 WIB.
Pemenangnya akan menantang pemenang dari laga antara Timna Indonesia U-23 dan Thailand, yang akan digelar di stadion yang sama pada pukul 20.00 WIB.
Sebagai juara bertahan yang mengalahkan Timnas Indonesia U-23 di final dua tahun lalu, Vietnam tentu berambisi mengulang sejarah.
Berita Terkait
-
Menolak Lupa, Momen Malaysia Balik Bendera Indonesia di Buku Saku SEA Games 2017
-
Media Malaysia Sebut Suporter Indonesia Biadab
-
Semifinal Piala AFF U-23: Jam Berapa Timnas Indonesia U-23 vs Thailand?
-
FAM Murka! Sebut Aksi Bendera Terbalik Suporter Indonesia sebagai Tindakan Biadab
-
Malaysia Resmi Laporkan Indonesia ke AFF dan AFC karena Insiden Bendera Terbalik
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Lamine Yamal 'Dipaksa' Pulih Timnas Spanyol, Barcelona Akui Ketar-ketir
-
Skandal FIFA: Merasa 'Disingkirkan' Sistematis, Platini Gugat Gianni Infantino
-
Tikung Barcelona, Real Madrid Siapkan Dana 150 Juta Poundsterling untuk Julian Alvarez
-
STY Respons Kabar Persija Siapkan Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain, Jawabannya Mengejutkan
-
Hattrick Kontra Irlandia Utara, Didier Deschamps Harap Michael Olise Menggila di Piala Dunia 2026
-
Kejadian Tampar Pemain Ulsan HD Mencuat Usai Gabung Persija, Shin Tae-yong Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Dari Terusan ke Piala Dunia 2026: Cerita Panama yang Lahir Dua Kali
-
97 dari 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Akan Dilanda Cuaca Panas, Rusak Tempo Bermain
-
Uji Ketajaman 15 Menit Awal, Timnas Indonesia Tantang Kekokohan Pertahanan Mozambik
-
Tinggalkan 'Parkir Bus', Shin Tae-yong Ingin Persija Jakarta Tampil Ofensif di Super League