Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, kini resmi memulai petualangan barunya bersama Borussia Monchengladbach.
Dalam sesi latihan pramusim yang digelar di Tegernsee, Jerman Selatan, pemain berusia 27 tahun itu berbicara soal adaptasinya bersama klub barunya, fleksibilitas posisi bermain, serta ambisi besarnya bersama timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia.
Diks, yang baru saja bergabung dari FC Kopenhagen, mengaku senang dengan awal perjalanannya di Bundesliga.
Meski laga debutnya bersama Gladbach berakhir dengan kekalahan dalam laga uji coba, ia merasa kondisi fisiknya lebih baik dari yang dibayangkan.
"Senang rasanya kembali bermain. Meski kami kalah, itu hanya laga uji coba. Yang penting kami bisa membangun ritme," ujar Diks seperti dikutip dari Fohlen Hautnah, Sabtu (26/7).
Dalam laga perdananya, Diks dimainkan di tiga posisi berbeda: bek kanan, bek tengah, dan bek kiri. Hal itu mencerminkan fleksibilitasnya yang sudah lama ia tunjukkan sejak awal karier.
"Saya bukan tipe fullback yang hanya diam di garis. Saya suka bermain dinamis, mencari momen yang tepat, bukan sekadar sprint ke depan 20 kali," katanya sambil tertawa.
Meski begitu, Diks menyebut posisi favoritnya saat ini adalah bek tengah, posisi yang paling sering ia mainkan dalam dua tahun terakhir.
Namun, pengalaman bermain sebagai bek kanan maupun kiri menurutnya sangat membantu dalam membaca permainan dari berbagai sisi.
Baca Juga: Erick Thohir Puji Hokky Caraka
Lebih lanjut, Kevin Diks tidak menyembunyikan ambisinya, ia ingin bermain sebanyak mungkin dan membantu Gladbach kembali bersaing di papan atas Bundesliga.
Namun, satu target besar lain juga terus mengisi pikirannya, lolos ke Piala Dunia bersama Timnas Indonesia.
"Kami punya dua laga uji coba di bulan September. Tapi Oktober adalah penentuan besar buat kami di kualifikasi Piala Dunia. Semua orang di Indonesia tahu itu," kata Diks.
Ia mengakui bahwa undian yang dihadapi Indonesia cukup berat, namun tetap optimis dengan peluang tim Merah Putih.
"Kami semua punya mimpi yang sama. Semoga bisa terwujud. Itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa," tutup Kevin Diks.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Puji Hokky Caraka
-
Media Vietnam Sindir Usia Gerald Vanenburg usai Absen di Konferensi Pers
-
Duh! Maarten Paes Dipermalukan di Laga FC Dallas vs New York City FC
-
Alasan Jens Raven Tak Ambil Penalti Lawan Thailand, Bakal Absen di Final?
-
Dua Kata Erick Thohir Jelang Final Piala AFF U-23 2025: Timnas Indonesia vs Vietnam
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya