Eksel dianggap sebagai salah satu opsi terbaik yang dimiliki tim Macan Kemayoran saat ini. Kecepatan, kemampuan membaca ruang, dan insting mencetak gol membuatnya jadi tumpuan baru di lini depan.
Kinerja apik di laga uji coba dan ajang pramusim juga menjadi modal penting bagi Eksel untuk menembus skuad utama di Super League 2025/2026.
Peluangnya terbuka karena sejumlah pesaing di lini depan masih berjuang pulih dari cedera atau belum menunjukkan konsistensi.
Di sisi lain, Timnas Indonesia saat ini juga sedang menghadapi situasi darurat pemain depan setelah Ole Romeny mengalami cedera.
Ini membuka ruang bagi pemain lokal untuk unjuk gigi dan mengisi kekosongan. Eksel yang sedang berada dalam grafik performa naik tentu menjadi salah satu nama yang pantas dipantau tim pelatih nasional.
Persaingan untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia cukup ketat, terutama jelang pertandingan penting dalam kalender FIFA dan babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, peluang Eksel tetap terbuka selama ia bisa menjaga konsistensi dan tampil menentukan di level klub.
Dengan kombinasi peluang yang terbuka di Persija dan kebutuhan mendesak di Timnas Indonesia, Eksel kini berada di momen penting dalam kariernya.
Performanya di awal musim bisa menjadi penentu apakah ia akan menjadi bagian dari regenerasi lini depan Merah Putih.
Baca Juga: Patrick Kluivert Full Senyum, Pemain Keturunan Baru 3 Caps Timnas Indonesia Jebol Gawang Klub Eropa
Selain itu, pengalaman Eksel tampil di berbagai level kompetisi domestik juga menjadi nilai tambah tersendiri.
Sebelum bergabung dengan Persija, ia sempat memperkuat sejumlah klub seperti Barito Putera, Sulut United, dan PSM Makassar.
Jam terbang tersebut membentuk mental bertanding yang lebih matang dan membuatnya tak canggung menghadapi tekanan besar di tim sebesar Persija.
Adaptasinya di ruang ganti pun berjalan lancar. Eksel mampu membaur dengan pemain-pemain senior dan muda, menjadikannya sebagai bagian penting dari dinamika tim.
Profil Eksel Runtukahu
Eksel Runtukahu (lahir 2 September 1998) adalah pemain sepak bola yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Saat ini Runtukahu bermain sebagai penyerang untuk Persija Jakarta di Liga 1.
Eksel Runtukahu memulai kariernya dengan menimba ilmu di SSB Timou Tou saat usianya 13 tahun, sebelum mengawali karier profesionalnya bersama Persmin Minahasa yang saat itu bermain di kompetisi Liga 3.
Pada tahun 2017 Runtukahu mencoba berkarier ke luar daerah kelahirannya dengan bermain untuk Kalteng Putra di kompetisi Liga 2.
Di musim kompetisi 2018, ia turut serta membawa Kalteng Putra promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan Persita Tangerang pada perebutan tempat ke-3.
Pada Tahun 2019, Runtukahu kembali ke Sulawesi Utara untuk membela Sulut United di kompetisi Liga 2. Saat itu total dia mencetak 8 gol dalam 28 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja