Suara.com - Bek muda Timnas Indonesia, Justin Hubner, kembali mencuri perhatian publik Tanah Air usai merampungkan kepindahannya ke klub Eredivisie, Fortuna Sittard.
Di usia yang baru menginjak 21 tahun, Hubner sudah menapaki perjalanan karier lintas benua, dari Eropa ke Asia, melintasi tiga negara berbeda.
Kontrak berdurasi dua tahun bersama Fortuna Sittard resmi menandai awal babak baru bagi pemain kelahiran Belanda tersebut.
Klub yang bermarkas di Stadion Fortuna Sittard itu memang dikenal stabil sejak promosi ke kasta tertinggi Liga Belanda pada 2018. Musim lalu, mereka mengakhiri kompetisi di posisi ke-11 klasemen Eredivisie.
Meski direkrut secara gratis, kehadiran Hubner menjadi angin segar, khususnya bagi fans Timnas Indonesia yang menantikan aksi para pemain naturalisasi bersinar di liga top Eropa.
Transfer ini juga menjadi keuntungan strategis bagi pelatih Patrick Kluivert yang tengah merancang tim untuk menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga-laga krusial kontra Irak dan Arab Saudi sudah menanti.
Dan Hubner, yang mulai mengokohkan perannya bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho di jantung pertahanan Garuda, bisa menjadi salah satu kartu andalan untuk menjaga lini belakang tetap solid.
Sebelum merapat ke Fortuna, Hubner sempat menimba ilmu di Wolverhampton Wanderers (Wolves).
Baca Juga: Yang Ditunggu! Jay Idzes Resmi Bicara Pindah Klub: Saya Akan...
Ia bahkan dipercaya sebagai kapten tim U-21 klub Premier League itu. Sayangnya, upayanya menembus tim utama belum membuahkan hasil, meski sudah dipromosikan ke skuad senior pada 2023.
Wolves juga sempat meminjamkan Hubner ke klub Jepang, Cerezo Osaka, pada awal 2024. Namun petualangannya di J.League hanya berlangsung tiga bulan dan tidak membuahkan menit bermain signifikan.
Jauh sebelum itu, performa apiknya di FC Den Bosch membuat Wolverhampton tertarik memboyongnya ke akademi mereka pada 2020.
Di sinilah fondasi karier profesional Hubner dibentuk, meski jalannya tak selalu mulus.
Kini, bersama Fortuna Sittard, pintu untuk tampil reguler di liga top Eropa terbuka lebar. Target realistisnya yakni bermain sebagai starter atau setidaknya menjadi opsi utama dari bangku cadangan.
Penampilannya bersama Timnas Indonesia memberi indikasi bahwa Hubner punya kapasitas untuk bersaing di Eredivisie.
Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin kontraknya akan diperpanjang, atau bahkan menarik minat klub yang lebih besar.
Karier Justin Hubner menjadi bukti nyata bahwa perjalanan pemain muda tak selalu lurus dan mulus.
Dari Belanda ke Inggris, lalu mencicipi sepak bola Jepang, dan kini kembali ke tanah kelahirannya, ia menjelajahi tiga negara di dua benua—semua itu dilakukan sebelum usianya genap 22 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Menpora Minta Timnas Indonesia U-23 Evaluasi, Medali Emas SEA Games Harga Mati
-
PSSI Buka Suara Soal Gerald Vanenburg Dicopot dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia U-23
-
Saat Alibi Kim Sang-sik Dibantah Media Vietnam, Sengaja Bikin Susah Timnas Indonesia?
-
Sikap Jay Idzes Mau Dibeli Klub Serie A Liga Italia: Selalu Ada Saja yang Terjadi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina