Suara.com - Justin Hubner resmi tampil perdana bersama Fortuna Sittard saat menghadapi Bayer Leverkusen dalam laga uji coba di Belanda. Laga tersebut digelar pada Jumat, 1 Agustus, di Stadion Fortuna Sittard.
Debut Justin Hubner bersama Fortuna Sittard langsung dipercaya tampil sebagai starter di jantung pertahanan. Ia diduetkan dengan pemain belakang lainnya, Shawn Adewoye.
Dalam pertandingan uji coba ini, Fortuna Sittard harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Kekalahan ini menjadi catatan awal dalam perjalanan Hubner bersama klub barunya.
Pelatih kepala Fortuna Sittard, Danny Buijs, mencoba komposisi lini belakang baru. Kombinasi Justin Hubner dan Adewoye dijajal demi melihat kecocokan jelang musim resmi Eredivisie.
"Senang rasanya merasakan menit main pertama setelah beberapa waktu," tulis Hubner dalam unggahan Instagram miliknya. Ia membagikan sejumlah foto saat tampil di laga debut tersebut.
Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu sebelumnya berseragam Wolverhampton Wanderers di Inggris. Namun selama dua musim, ia hanya membela tim U-21 dan belum sempat debut di tim utama.
Meski sempat menjadi kapten di tim Wolves U-21, Justin Hubner belum mendapatkan kepercayaan promosi ke tim senior. Kondisi itu mendorongnya untuk mengambil keputusan besar dalam kariernya.
Kepindahan ke Fortuna Sittard menjadi pilihan realistis bagi Hubner demi menambah jam terbang. Ia ingin bermain reguler di level kompetitif demi meningkatkan kualitas permainan.
Selama memperkuat Wolves U-21, Hubner sering dipanggil Timnas Indonesia. Ia menjadi bagian penting dalam proyek regenerasi pertahanan Garuda bersama pemain seperti Jay Idzes dan Rizky Ridho.
Baca Juga: Debut Justin Hubner: Main 3 Menit Makan 1 Korban dan 3 Gol
Keputusan Justin Hubner kembali ke Liga Belanda merupakan bagian dari langkah panjang menuju performa terbaik. Apalagi Eredivisie dikenal punya atmosfer kompetitif dan cocok untuk pengembangan pemain muda.
Fortuna Sittard kini bersiap menghadapi musim baru dengan sejumlah pemain muda potensial. Justin Hubner diharapkan jadi elemen penting di lini belakang klub tersebut.
Meski kalah dari Bayer Leverkusen, pengalaman bermain di laga uji coba ini sangat berharga bagi Hubner. Ia bisa langsung beradaptasi dengan pola permainan pelatih Buijs.
Selama berada di Inggris, Justin Hubner memang menunjukkan dedikasi tinggi pada perkembangan individu. Tapi minimnya kesempatan bermain di tim utama menjadi hambatan besar.
Langkah ke Fortuna Sittard dianggap sebagai bentuk investasi karier oleh banyak pengamat. Hubner dinilai akan tumbuh lebih cepat jika rutin tampil di kompetisi utama Belanda.
Pertandingan melawan Bayer Leverkusen juga jadi ujian awal sejauh mana Hubner siap tampil di kompetisi sesungguhnya. Meskipun hanya laga persahabatan, tensi permainan cukup tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat