Suara.com - Jay Idzes dikabarkan hampir resmi bergabung ke klub Torino di Serie A Liga Italia. Transfer ini menjadi sorotan utama di bursa transfer karena melibatkan nominal yang sangat tinggi.
Torino berencana membayar 8-9 juta euro kepada Venezia untuk mendatangkan Jay Idzes. Nilai itu setara dengan Rp151 hingga Rp170 miliar dalam kurs rupiah saat ini.
Menurut laporan dari jurnalis Marco Conterio, proses kepindahan Jay Idzes akan terjadi setelah Torino melepas Saul Coco ke Spartak Moskow. Hal ini menandai langkah serius Torino dalam memperkuat lini belakang mereka di Serie A.
“Torino sedang berusaha merampungkan kepindahan Saul Coco ke Spartak Moskow. Setelah itu, Torino akan mendatangkan bek tengah asal Indonesia milik Venezia Jay Idzes. Biaya transfer berada di angka 8-9 juta euro,” kata Marco Conterio.
Ketertarikan Torino terhadap Jay Idzes sebenarnya sudah muncul sejak bursa transfer musim panas 2024. Saat itu, klub ini baru saja merekrut Paolo Vanoli dari Venezia.
Keinginan awal Torino adalah membawa Jay Idzes bersama pelatih Vanoli ke Turin. Namun, transfer tidak terjadi karena Venezia ingin mempertahankan bek Timnas Indonesia tersebut.
Venezia saat itu masih berkompetisi di Serie A dan membutuhkan jasa Jay Idzes untuk mempertahankan posisi mereka. Kini setelah terdegradasi ke Serie B, situasinya berubah drastis.
Walau kini hanya berlaga di Serie B, Venezia tetap memberikan harga tinggi untuk Jay Idzes. Transfer di kisaran 8-9 juta euro menunjukkan nilai pasar yang terus naik bagi pemain Timnas Indonesia tersebut.
Nama Jay Idzes tak hanya menarik karena performanya, tetapi juga karena statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia. Bursa transfer musim panas ini menjadi momentum penting baginya.
Baca Juga: Ajax Amsterdam Sepakati Transfer Teman Kevin Diks, Gantikan Jorrel Hato
Sementara itu, Paolo Vanoli yang sebelumnya membawa nama Jay Idzes ke radar Torino kini sudah tidak melatih klub tersebut. Ia dipecat oleh manajemen Torino pada musim panas 2025.
Pengganti Vanoli adalah Marc Baroni, pelatih Italia lain yang dipercaya menangani Torino untuk musim baru Serie A. Jay Idzes tetap menjadi target penting meski kursi pelatih berganti.
Jika transfer ini resmi, Jay Idzes akan memecahkan rekor sebagai pemain Timnas Indonesia termahal dalam sejarah. Tak pernah sebelumnya ada pemain Indonesia dihargai setinggi itu.
Harga pasar Jay Idzes saat ini juga merupakan yang tertinggi di antara pemain Timnas Indonesia lainnya. Situs Transfermarkt mencatat nilainya sebesar 7,5 juta euro.
Angka tersebut jauh mengungguli Mees Hilgers yang menempati urutan kedua dengan nilai 6,5 juta euro. Ini memperkuat posisi Jay Idzes sebagai aset penting dalam bursa transfer.
Torino melihat Jay Idzes sebagai sosok kuat untuk lini pertahanan mereka di Serie A. Dengan usianya yang masih muda, ia diprediksi berkembang pesat di bawah sistem pelatih Italia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026