Suara.com - Prestasi Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia ternyata menjadi salah satu pertimbangan Ulsan HD, raksasa di K League mendatangkannya. Ini seperti apa yang dituangkan klub tersebut di laman resminya.
Shin Tae-yong telah sepakat menukangi Ulsan HD untuk mengarungi musim 2025/2026. Ia diharapkan bisa mengangkat prestasi tim yang sedang angin-anginan.
Menariknya, Shin Tae-yong ditunjuk untuk menggantikan Kim Pan-gon. Adapun Pan Gon sebelumnya pernah menukangi tim nasional Malaysia, rival Timnas Indonesia.
Sudah sangat lama Shin Tae-yong tidak menukangi klub profesional karena sebelumnya ia bekerja untuk Timnas Indonesia.
Namun, pada awal 2025, sosok yang akrab disapa STY itu dipecat PSSI dengan alasan dinamika kepemimpinan dan komunikasi.
Padahal, STY bisa dikatakan tidak buruk saat meramu Timnas Indonesia. Meski belum bisa memberikan trofi, ia beberapa kali membuat prestasi.
Salah satu yang paling diingat adalah ketika gelaran Piala Asia U-23 2025. Pertandingan yang paling ikonik adalah saat Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Korea Selatan, negara STY.
Drama kemenangan Timnas Indonesia U-23 itu bahkan diulas Ulsan HD sebagai salah satu alasan mendatangkan STY. Saat itu, Garuda Muda singkirkan Korea Selatan via drama adu penalti dengan skor 10-11.
"Pada 2024, ia memimpin timnas U-23 Indonesia menuju semifinal, mengalahkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024," tulis laman resmi Ulsan.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025: Siapa Lawan Pertama Noha Pohan Cs?
"Pengalaman internasionalnya yang luas berkontribusi dalam pengembangan reputasi pelatih Korea Selatan."
Lebih lanjut, STY mengaku dirinya menerima tawaran berat. Ia harus membuat Ulsan HD kembali ke papan atas Liga Korea Selatan.
Shin Tae-yong mengakui ini adalah pekerjaan berat mengembalikan Ulsan ke habitatnya di papan atas.
"Saya senang menerima tawaran dari Ulsan, tetapi juga merasakan tekanan," Ulsan selalu dianggap sebagai kekuatan besar di K-League," ujar Shin Tae-yong.
"Saya percaya diri bahwa jika kami bisa melalui periode buruk ini, hari-hari baik akan datang."
"Saya akan mendedikasikan diri untuk membangun ulang tim besar ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025: Siapa Lawan Pertama Noha Pohan Cs?
-
Rincian Gaji Jay Idzes di Torino, Pecahkan Rekor di Liga Italia
-
Duh! Timnas Putri Remuk 0-7 dari Thailand! Erick Thohir Cuma Bilang Semangat
-
Gerardo Seoane Cari Senjata Baru di Lini Belakang, Kevin Diks Jawab dengan Aksi Berkelas
-
Reaksi Justin Hubner usai Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Ulsan HD
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati