Suara.com - Kekalahan Liverpool dari Crystal Palace di ajang Community Shield melalui adu penalti menjadi sebuah alarm dini bagi sang juara bertahan Premier League.
Pelatih Arne Slot menyoroti tajam satu titik lemah yang paling mengkhawatirkan yaitu kerapuhan lini pertahanan yang tampil tidak seperti biasanya.
Di Wembley, lini serang Liverpool yang dihuni para rekrutan anyar sebenarnya tampil menjanjikan.
Hugo Ekitike membuka keunggulan cepat pada menit ke-4.
Setelah disamakan oleh penalti Jean-Philippe Mateta, Jeremie Frimpong kembali membawa The Reds memimpin.
Namun keunggulan itu dua kali sirna, dengan gol penyama kedudukan di menit akhir dari Ismaila Sarr yang memaksa laga ke babak adu penalti.
Pada akhirnya The Eagles berhasil meraih kemenangan atas Liverpool lewat adu penalti dengan skor 3-2.
Menjelang laga pembuka Premier League melawan Bournemouth pada Jumat malam, Arne Slot memberikan penilaian yang jujur.
Meskipun para penyerang barunya mendapat pujian, ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap cara timnya kebobolan.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Crystal Palace di Community Shield, 6 Pemain Dipastikan Absen
"Ada perasaan campur aduk," ujar Slot kepada TNT Sports.
"Jika melihat permainan menyerang kami, itu terlihat lebih baik dibanding musim lalu. Namun di sisi lain kami kebobolan dua gol, dan kami harus lebih baik dalam bertahan," lanjut juru latih asal Belanda itu.
Kekhawatiran Slot bukan tanpa dasar.
Skuad Liverpool kini hanya memiliki tiga bek tengah senior yang fit setelah melepas Jarell Quansah ke Bayer Leverkusen.
Situasi ini memicu spekulasi kuat bahwa mereka akan terjun ke bursa transfer untuk mencari bek tengah baru sebelum tenggat waktu.
Ironisnya, salah satu solusi potensial untuk masalah ini berada di pihak lawan pada laga di Wembley.
Berita Terkait
-
Soal Ulah Suporter Crystal Palace, Arne Slot: Mungkin Mereka Tidak Sadar
-
Maaf Liverpool, Manchester United Masih Pegang Rekor Juara Community Shield Terbanyak!
-
Gagal Juara Community Shield, Arne Slot Soroti Pertahanan Rapuh Liverpool
-
Drama Penalti di Wembley: Crystal Palace Juara, Liverpool Pulang dengan Luka
-
Negosiasi Alexander Isak Alot, Liverpool Kantongi Pilihan Alternatif
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa