Suara.com - AC Milan resmi mengumumkan perekrutan bek muda berbakat asal Swiss, Zachary Athekame, dari klub Swiss Super League, BSC Young Boys.
Pemain berusia 20 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi lima tahun yang akan membuatnya bertahan di San Siro hingga 2030.
Kepindahan ini dilaporkan menelan biaya transfer sebesar €10 juta atau sekitar Rp178 miliar, ditambah klausul penjualan kembali sebesar 10% untuk Young Boys jika Athekame dijual di masa depan.
Pemain Serbaguna di Sisi Kanan
Athekame dikenal sebagai pemain yang fleksibel di sektor kanan. Meski posisi utamanya adalah bek kanan, ia juga mampu bermain lebih maju di lini tengah sayap.
Kemampuan ini diyakini menjadi salah satu alasan Milan tertarik mendatangkannya, terutama untuk memperkuat kedalaman skuat menjelang musim panjang Serie A dan Liga Champions.
Pemain yang juga memiliki 10 caps bersama Timnas U-21 Swiss ini tampil mengesankan bersama Young Boys musim lalu.
Dalam 30 pertandingan liga, ia mencatatkan dua assist dan bermain lebih dari 1.700 menit.
Performa stabilnya membuat pelatih Young Boys kerap mempercayakannya sebagai starter di laga-laga besar.
Baca Juga: Jay Idzes ke Sassuolo, Pelatih Venezia: Kami Kehilangan Sosok Panutan
Pengalaman di Liga Champions
Bukan hanya di liga domestik, Athekame juga menunjukkan kualitasnya di level Eropa.
Musim 2024/25, ia tampil di semua delapan pertandingan fase grup Liga Champions, termasuk melawan tim-tim papan atas Eropa.
Meski Young Boys harus tersingkir di fase grup, pengalaman berharga ini diyakini akan membantunya beradaptasi lebih cepat di kompetisi besar bersama Milan.
Gaya bermain Athekame disebut-sebut menggabungkan kecepatan, daya jelajah tinggi, dan kemampuan bertahan yang solid.
Selain itu, umurnya yang masih muda memberi peluang besar bagi Milan untuk mengembangkan potensinya menjadi bek papan atas di masa depan.
Perjalanan Karier
Sebelum bersinar bersama Young Boys, Athekame memulai kariernya di sistem akademi Bejune, kemudian bergabung dengan Neuchâtel Xamax.
Penampilan impresifnya di Xamax membuat Young Boys memboyongnya, dan sejak saat itu kariernya terus menanjak.
Kini, langkah besar berikutnya telah ia ambil dengan pindah ke salah satu klub terbesar di Italia.
Milan diyakini memandang Athekame sebagai investasi jangka panjang, sejalan dengan strategi klub mendatangkan talenta muda potensial.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Jay Idzes ke Sassuolo, Pelatih Venezia: Kami Kehilangan Sosok Panutan
-
Harry Kane Balik ke Spurs? Legenda Arsenal Bocorkan Bom Transfer Januari
-
FC Twente Bantah Tahu Soal Rumor Mees Hilgers ke Crystal Palace
-
Jadwal Pertandingan Emil Audero di Laga Debut Cremonese vs AC Milan, Ujian Berat di Liga Italia
-
Rasmus Hojlund dan MU: Cinta yang Terlalu Cepat Layu
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat