Suara.com - Dari stadion San Siro ke balai kota Tbilisi, perjalanan Kakha Kaladze terasa seperti plot twist dalam hidup seorang legenda.
Pasca pensiun, mantan bek tangguh AC Milan yang dulu ikut mengangkat trofi Liga Champions bersama Paolo Maldini dan kawan-kawan, memilih jalur politik, mengatur kota sekaligus jadi wajah baru parlemen Georgia.
Tapi, kali ini bukan tackle keras atau umpan terobosannya yang jadi headline—melainkan gaji dan fasilitas yang ia nikmati sebagai pejabat publik.
Kakha Kaladze terjun ke dunia politik pada 2012. Sebagai pejabat publik, dikutip dari factcheck.ge, ia menerima gaji bulanan antara 4.000 hingga 5.600 Georgian Lari (GEL) atau setara Rp2,8 sampai 3,9 juta.
Di Georgia, angka ini sangat fantastis. Maklum saja, rata-rata gaji warga Georgia yang sekitar 1.943 GEL atau setara Rp1,3 juta.
Selain gaji, ia juga mendapatkan tunjangan transportasi, perumahan, fasilitas medis, dan anggaran untuk staf.
Sebagai contoh, pada 2017, Balai Kota Tbilisi membuka lowongan konsultan hubungan internasional dengan gaji 3.600 GEL per bulan atau setara Rp2,5 juta.
Singkatnya, pemain yang dulu merobohkan serangan lawan, kini sibuk “menjaga lini pertahanan” birokrasi.
Nah, bandingkan dengan Indonesia. Anggota DPR RI bisa bawa pulang penghasilan total sekitar Rp100 juta per bulan.
Baca Juga: Transparansi dan Efisiensi Fasilitas Negara, Ini Gaji dan Tunjangan Anggota DPR
Gaji pokok mereka hanya Rp4,2 juta, tapi ditambah tunjangan jabatan, tunjangan komunikasi, tunjangan kehormatan, hingga kompensasi rumah dinas—angka itu jadi fantastis, bahkan dibandingkan dengan standar internasional.
Di sini publik, cuma bisa geleng-geleng.
Seorang mantan pemain yang punya rekam jejak internasional dan kini dipercaya memimpin ibu kota negaranya, justru menerima jauh lebih sedikit dibanding wakil rakyat kita.
Apalagi, kenaikan gaji DPR RI baru-baru ini bikin publik panas—viral di media sosial, dihujat dengan meme, dan jadi bahan debat di tongkrongan.
Fenomena ini memperlihatkan jurang yang nyata antara sepak bola dan politik. Di lapangan, Kaladze membuktikan dirinya dengan skill, stamina, dan trofi.
Di parlemen, publik menuntut hal yang sama, bukti nyata kerja, bukan sekadar angka di slip gaji.
Berita Terkait
-
Transparansi dan Efisiensi Fasilitas Negara, Ini Gaji dan Tunjangan Anggota DPR
-
Klarifikasi Gaji Anggota DPR RI, Adies Kadir: Dipastikan Tidak Naik
-
Bongkar Korupsi Haji Rp 1 Triliun, KPK Siap 'Pinjam Tangan' Pansus DPR
-
Kasus OTT Bupati Kolaka Timur Berlanjut di Komisi III DPR RI
-
Dompet Makin Tebal, Ini Daftar Tunjangan Anggota DPR RI yang Naik Fantastis
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara
-
Murat Yakin Akui Swiss Beruntung Singkirkan Kolombia, Kini Siap Tantang Argentina
-
Tangis Mostafa Zico Usai Didepak Argentina: Wasit Rampok Kerja Keras Bangsa Mesir!
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Jauhi Kejaran Haaland dan Mbappe
-
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia