Suara.com - Bek muda Timnas Indonesia Elkan Baggott kini menghadapi situasi sulit di klubnya, Ipswich Town, meski sudah tercatat sebagai bagian dari skuad utama musim 2025-2026.
Elkan ternyata menjadikan Jordi Amat sebagai panutan dalam perjalanan kariernya di sepak bola profesional.
Dalam sebuah siniar di kanal YouTube VINDES, Hamdan Hamedan yang pernah menjadi Tenaga Ahli Menpora mengungkap momen ketika Elkan dan Jordi berbincang soal masa depan karier.
“Saya duduk di Hotel Sultan dengan Jordi Amat sama Elkan Baggott,” ucap Hamdan yang kini menjabat Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
Hamdan menyebut Elkan kala itu merasa kebingungan karena terus dipinjamkan Ipswich Town ke klub-klub Liga One dan League Two.
Dalam kesempatan itu, Elkan meminta saran kepada Jordi agar bisa menapaki karier lebih baik dan konsisten mendapat menit bermain.
“Elkan itu bertanya: ‘Jordi, menurut kamu saya harus seperti apa? Karena kan saat ini saya bermain di liga 3 (League One)’,” tutur Hamdan menirukan ucapan sang bek muda.
“Lalu Jordi mengatakan begini: ‘Kita kan posisi sama, jadi saya tahu. Saya pernah bermain di Premier League, Championship, kompetisi itu berat sekali. Tapi untuk usia kamu, prioritaskan menit bermain’,” kata Hamdan menirukan jawaban Jordi.
Menurut Hamdan, masukan tersebut menjadi contoh nyata adanya proses knowledge transfer di Timnas Indonesia, di mana pemain berpengalaman memberikan nasihat berharga kepada juniornya.
Baca Juga: Marc Klok Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Mampukah Curi Hati Pelatih?
Uniknya, knowledge transfer ini tidak hanya terjadi dari pemain diaspora ke pemain lokal, tetapi juga dari pemain diaspora senior ke sesama diaspora muda seperti Elkan.
Keberadaan pemain diaspora dengan pengalaman internasional, seperti Jordi Amat maupun Kevin Diks, dianggap sangat membantu generasi muda Timnas Indonesia untuk berkembang lebih cepat.
Namun realita yang dihadapi Elkan saat ini tidak mudah, karena meski sudah berada di tim utama Ipswich Town, ia sama sekali belum mencatatkan menit bermain musim ini.
Pada tiga laga awal Championship 2025-2026, pelatih Kieran McKenna bahkan tidak memasukkan nama Elkan dalam daftar pemain.
Situasi tersebut diperburuk dengan kabar Ipswich berencana mendatangkan bek baru, Sebastian Caceres, yang membuat peluang Elkan semakin menipis.
Jika transfer ini terealisasi, kesempatan Elkan untuk tampil reguler hampir mustahil, dan ia hanya akan menghuni bangku cadangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
-
Manchester City Resmi Rekrut Antoine Semenyo Senilai Rp1,3 Triliun
-
Hasil Persita vs Borneo FC 2-0: Pendekar Cisadane Tak Tertahankan Masuk Persaingan Papan Atas
-
Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford