Suara.com - Mantan pemain AC Milan, Kakha Kaladzes, menjadi salah satu percontohan yang menarik dari seorang pesepak bola yang akhirnya memutuskan pensiun, lalu banting setir untuk fokus menjadi politisi.
Yang terbaru, eks pemain AC Milan yang juga menjadi legenda Timnas Georgia itu akan kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiganya dalam pemilihan umum sebagai Calon Wali Kota Tbilisi.
Kakha Kaladze memang punya perjalanan karier yang unik di sepak bola. Pasalnya, di masa awal, namanya bersinar sebagai pesepak bola. Namun, setelah memutuskan pensiun, dia terjun di dunia politik.
Sejauh ini, sudah ada berbagai jabatan yang pernah diemban Kaladze di dunia pemerintahan Georgia. Dia tak hanya mendapatkan jabatan di level daerah saja, tetapi juga pernah menduduki peran sebagai menteri.
Mengenal Kakha Kaladze
Kariernya di dunia sepak bola dimulai bersama sejumlah klub lokal, termasuk Dinamo Tbilisi pada 1993-1998. Setelah itu, dia sempat pindah ke Ukraina untuk memperkuat Dynamo Kiev (1998 hingga 2001).
Yang menarik tentu adalah masa kariernya bersama AC Milan yang nyaris berlangsung selama satu dekade, yakni pada 2001 hingga 2010. Sebab, di tahap inilah namanya mendapatkan banyak kesuksesan.
Kaladze pernah merasakan gelar juara Serie A 2003/2004, Coppa Italia 2002/2003, Italian Supercup 2004, dua Liga Champions Eropa 2002/2003 dan 2006/2007, UEFA Super Cup 2003 dan 2007, hingga gelar FIFA Club World Cup 2007.
Tak hanya itu, dia juga punya rekam jejak yang panjang sebagai pemain Timnas Georgia. Sebab, dia telah mengukir penampilan untuk negaranya di level internasional dari periode 1996 hingga 2011.
Baca Juga: Protes Ledakan Gaji DPR, Veronica Koman: Harusnya Gaji Mereka Diperkecil jika Niatnya Layani Rakyat!
Saat memasuki tahap akhir dalam kariernya, Kaladze sempat menjadi seorang investor di Georgia, Italia, Ukraina, hingga Kazakhstan. Dia memiliki sebuah perusahaan investasi bernama Kala Capital.
Kakha Kaladze pada awalnya mulai terlibat dalam politik Georgia sebagai anggota partai oposisi Mimpi Georgia–Demokrat Georgia yang didirikan oleh miliarder Bidzina Ivanishvili pada Februari 2012.
Ia terpilih menjadi anggota Parlemen Georgia pada 1 Oktober 2012 sebagai mayoritas daerah pemilihan Samtredia. Ia disetujui sebagai Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Energi dalam kabinet Bidzina Ivanishvili pada 25 Oktober 2012.
Kaladze kembali menjalani jabatan yang sama di bawah Perdana Menteri Giorgi Kvirikashvili pada November 2016 hingga Juli 2017. Dia mengakhiri jabatan itu untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tbilisi pada Juli 2017.
Pada 22 Oktober 2017, ia terpilih sebagai Wali Kota dari Partai Impian Georgia, memenangkan pemilihan dengan 51% suara. Setelah itu, dia kembali memenangkan pemilihan pada periode 2021-205 dengan 55% suara.
Kini, dia akan kembali mencalonkan namanya sebagai Calon Wali Kota Tbilisi untuk masa periode yang ketiga pada 2025 hingga 2029.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Protes Ledakan Gaji DPR, Veronica Koman: Harusnya Gaji Mereka Diperkecil jika Niatnya Layani Rakyat!
-
Heboh Tunjangan Rumah DPR Tembus Rp50 Juta, Istana Ogah Ikut Campur: Tanyakan ke Bu Menkeu
-
Geger Tunjangan Naik: Gaji DPR RI Salip Parlemen Malaysia, Pepet Singapura
-
Ancaman Demo Besar 25 Agustus, Puan Maharani: Pintu DPR Terbuka Lebar, Silakan Datang
-
Macet Bintaro Jadi Alasan, Nafa Urbach Dihujat Usai Bela Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Belanda
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Everton Ditekuk Manchester United, David Moyes Puji Setinggi Langit Senne Lammens
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Lima Laga Tak Kebobolan, Ini Cara Joice Sorongan Ubah Mindset Kiper Kendal Tornado FC
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United