Suara.com - Persebaya Surabaya meraih kemenangan kandang perdana di Super League 2025/26 setelah menumbangkan Bali United dengan skor 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam.
Pelatih Eduardo Perez menilai hasil tersebut lahir dari kerja sama tim yang solid dan kedisiplinan pemain sepanjang pertandingan.
“Hari ini semua tahu, ini permainan yang sangat penting bagi kami karena menang pertama kali di kandang. Sangat senang bagi pemain, klub, dan tentu saja bagi Bonek-Bonita,” ujar Perez dalam konferensi pers usai laga.
Menurutnya, kemenangan telak itu tidak lepas dari kontribusi semua pemain. Ia menolak anggapan bahwa ada individu yang tampil buruk, termasuk bek Dime Dimov yang sempat menuai kritik.
“Bagi saya, Dime Dimov memainkan permainan yang luar biasa. Dia punya tugas sangat sulit menghadapi penyerang Bali United, dan dia berhasil,” tegasnya.
Perez juga menyoroti variasi pencetak gol di laga ini. Lima gol Persebaya masing-masing dicetak Rivera, Risto, Perovic, Bruno, dan Gali. Hal itu dianggap sebagai bukti perkembangan kolektivitas permainan tim.
“Kalian bisa lihat hari ini, pemain-pemain yang berbeda mencetak gol. Jika kami terus bermain seperti ini, kami akan membuat lebih banyak peluang di pertandingan selanjutnya,” ucapnya.
Pelatih asal Spanyol itu turut menjelaskan bahwa tidak terlalu terikat dengan statistik permainan, sebab yang terpenting adalah bagaimana para pemain bekerja keras di lapangan dan mampu menjaga konsistensi.
Dengan hasil ini, Persebaya semakin percaya diri menghadapi persaingan musim 2025/26, terutama setelah berhasil menunjukkan permainan kolektif yang terus berkembang.
Baca Juga: Kata Eks Pelatih Eredivisie Usai Bali United Dibantai Persebaya Surabaya
(Antara)
Berita Terkait
-
Kata Eks Pelatih Eredivisie Usai Bali United Dibantai Persebaya Surabaya
-
Bali United Babak-belur, CV Pelatih Top Eredivisie 'Bak Lelucon' di Liga Indonesia?
-
Pesta Gol di Gelora Bung Tomo: Persebaya Libas Bali United 5-2
-
Link Streaming Persebaya vs Bali United: Misi 3 Poin dan Putus Kutukan
-
BRI Super League: Johnny Jansen Tidak Fokus pada Satu Pemain Persebaya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026