- Manchester United Dibayangi Tekanan di Kandang
- Laga Penentu Kepercayaan Diri Setan Merah
- Burnley Siap Curi Poin dengan Strategi Bertahan Rapat
Suara.com - Manchester United (MU) akan menjamu tim promosi Burnley di Old Trafford pada lanjutan Premier League, Sabtu (30/8/2025).
Laga ini menjadi ujian penting bagi tim asuhan Ruben Amorim yang tengah berada dalam tekanan besar setelah tersingkir secara memalukan dari ajang EFL Cup.
Pertemuan ini sekaligus menjadi yang pertama sejak April 2024, ketika Burnley mampu menahan imbang United 1-1 di Old Trafford.
Kini, dengan kondisi mental yang terpuruk, Setan Merah harus membuktikan diri di depan publik sendiri.
United dalam Krisis, Amorim Jadi Sorotan
United datang ke pertandingan ini dengan kondisi yang jauh dari ideal.
Tengah pekan lalu, mereka disingkirkan klub kasta keempat, Grimsby Town, melalui adu penalti panjang dengan skor 12-11.
Kekalahan itu disebut-sebut sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.
Dalam laga tersebut, United tertinggal dua gol lebih dulu sebelum Bryan Mbeumo dan Harry Maguire menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Grimsby Town: Kisah Klub Kecil yang Berulang Kali Jungkalkan Raksasa Inggris
Namun, kegagalan Mbeumo di penalti terakhir memastikan langkah United terhenti.
Kekalahan itu menambah panjang tren buruk United di awal musim. Dari tiga laga kompetitif, mereka belum sekalipun meraih kemenangan.
Sebelumnya, United kalah dari Arsenal (0-1) dan ditahan Fulham (1-1) di Premier League. Catatan ini membuat posisi Amorim mulai goyah.
Dengan persentase kemenangan hanya 35,5%, Amorim tercatat sebagai manajer permanen dengan win rate terendah sejak era Sir Alex Ferguson.
Padahal, manajemen sudah mengucurkan dana hampir £200 juta untuk lini serang baru musim panas ini.
Amorim sendiri mengakui, “sesuatu harus berubah” jika ingin United kembali ke jalur kemenangan.
Rekor Tak Terkalahkan vs Tim Promosi
Meski dalam kondisi sulit, United punya modal positif menghadapi Burnley.
Mereka tercatat tidak terkalahkan dalam 23 laga Premier League melawan tim promosi (20 menang, 3 imbang) sejak kekalahan 1-4 dari Watford pada November 2021.
Namun, Old Trafford tidak lagi menjadi benteng angker.
United hanya menang tiga kali dari 13 laga kandang terakhir di liga, dengan delapan kali kalah dan kebobolan 21 gol. Statistik itu bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Burnley.
Burnley Penuh Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Burnley justru datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Setelah kalah telak 0-3 dari Tottenham pada laga pembuka, mereka bangkit dengan meraih kemenangan 2-0 atas Sunderland di liga, serta menyingkirkan Derby County 2-1 di EFL Cup.
Gol kemenangan melawan Derby dicetak oleh Oliver Sonne di masa injury time, menunjukkan semangat juang tinggi tim asuhan Scott Parker.
Mantan pelatih Fulham itu memuji anak asuhnya yang mampu memanfaatkan rotasi pemain sekaligus memberi menit bermain untuk rekrutan anyar.
Burnley memang selalu realistis dengan target bertahan di Premier League, mengingat dalam empat musim terakhir mereka terus bergantian promosi dan degradasi.
Namun, peluang mencuri poin di Old Trafford tetap terbuka.
Secara historis, Burnley cukup merepotkan United.
Dari sembilan kunjungan terakhir ke Old Trafford, mereka hanya kalah empat kali, imbang empat kali, dan menang sekali. Statistik itu membuat peluang kejutan tidak bisa diabaikan.
Kondisi Tim: United Masih Pincang
United masih kehilangan Lisandro Martinez yang cedera lutut jangka panjang.
Noussair Mazraoui hampir pulih, tetapi laga ini kemungkinan terlalu cepat untuknya.
Di sektor kiper, Andre Onana bisa jadi dicadangkan setelah tampil buruk melawan Grimsby.
Altay Bayindir berpeluang tampil sejak menit awal meski dirinya juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Matthijs de Ligt, Leny Yoro, dan Luke Shaw siap kembali di lini belakang.
Bruno Fernandes dipastikan tampil sebagai motor serangan, ditemani Casemiro atau Manuel Ugarte di lini tengah.
Benjamin Sesko, yang baru saja mendapat starter pertama, berpeluang tetap dipercaya di lini depan bersama Mbeumo dan Matheus Cunha.
Sementara itu, Burnley tidak bisa menurunkan Zeki Amdouni, Manuel Benson, dan Jordan Beyer karena cedera panjang. Connor Roberts hampir pulih, tetapi masih diragukan tampil.
Scott Parker kemungkinan akan menurunkan skuad yang sama saat menang atas Sunderland.
Martin Dubravka, eks-kiper United, berpeluang tampil sejak awal, begitu pula dengan Hannibal Mejbri yang ingin membuktikan diri melawan mantan klubnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Borja Herrera Cetak Gol Tercepat Super League 2025/2026, Hanya Butuh Waktu 25 Detik
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
-
MU Waspadai Efek Kejut Persebaya Surabaya Usai Dibantai Persija Jakarta
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Waspadai Dewa United, Eliano Reijnders Soroti Ivar Jenner
-
Topskor Persib Bandung Siap Comeback saat Hadapi Bali United